Berita

Brunei Darussalam kembali menemukan kasus Covid-19 setelah 15 bulan tidak ada kasus baru/Net

Dunia

Lonjakan Baru di Brunei, 51 WNI Dinyatakan Positif Covid-19

KAMIS, 12 AGUSTUS 2021 | 22:41 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Lonjakan kasus Covid-19 terjadi di banyak tempat di dunia saat ini, tidak terkecuali Brunei Darussalam. Negara ini kembali menemukan kasus Covid-19 setelah 15 bulan tidak ada kasus baru.

"Terkait dengan kasus positif Covid-19 di Brunei, dua hari yang lalu kami sampaikan beberapa data soal adanya kasus positif baru Covid-19 di Brunei sejak tanggal 7 dan 8 Agustus 2021," ujar Dutabesar RI untuk Brunei Darussalam Dr. Sujatmiko dalan video yang diunggah di akun YouTube miliknya pada Kamis (12/8).

Dia menjelaskan, kasus Covid-19 kembali ditemukan di Brunei pada tanggal 7 Agustus lalu di mana ada 8 kasus Covid-19 baru. Kemudian pada tanggal 8 Agustus, ditemukan ada 17 kasus baru.


Lalu pada tanggal 9 Agustus, setelah dilakukan contact tracing ditemukan kembali 42 kasus positif Covid-19.

"Tanggal 10 Agutus terdapat lagi 34 kasus positif dan yang memprihatinkan dari 34 kasus itu ada 8 orang pekerja migran Indonesia yang ada di Brunei," jelasnya.

Lalu tanggal 11 Agustus kemarin, sambungnya, tercatat lagi ada 54 orang positif Covid-19, 8 di antaranya adalah warga negara Indonesia yang berada di Brunei. Dengan demikian total ada tambahan 16 warga negara Indonesia yang terjangkit Covid-19.

Dengan demikian, kata Sujatmiko, dihitung sejak tahun lalu, saat kasus pertama Covid-19 muncul di Brunei, tercatat total ada 494 kasus positif Covid-19 dengan 3 orang yang meninggal dunia. Sementara itu 319 orang telah dinyatakan sembuh dan 172 lainnya yang masih dirawat.

"Dari 172 orang yang dirawat ini, ada 35 orang warga negara Indonesia atau pekerja migran Indonesia yang tadinya masih dirawat. Ditambah dengan 16 orang lagi yang baru terjangkit dua hari lalu, sehingga jumlahnya menjadi 51 orang," paparnya.

Dia mengakui bahwa kondisi ini sangat mengkhawatirkan. Namun Sujatmiko mengimbau agar waga tidak panik.

"Mari kita doakan dari jumlah warga negara yang positif, siapapun orangnya, khususnya WNI, kita doakan mudah-mudahan bisa segera sembuh kembali," ujar Sujatmiko.

Dia merujuk pada data yang dirilis oleh Kementerian Kesehatan Brunei yang menjelaskan bahwa kasus positif baru ini berasal dari sejumlah klaser yang menjadi sumber jangkitan, yakni klaster Al Falah-Freda Radin, Klaster Total, Klaster Chung Hua KB, klaster Semporna Enak, Imigreisen, ABCi.

Dia menambahkan, pihak KBRI akan tetap beruaya membeirkan pelayanan terbaik dan optimal.

"Kementerian Kesehatan Brunei memberitahu bahwa tanggal 9 Agustus lalu, teridentifikasi satu orang yang positif Covid-19 pergi ke KBRI untuk mendapatkan pelayanan kekonsuleran. Dengan kasus ini maka seluruh staf KBRI di garda terdepan terpaksa melakukan tes swab dan semuanya dikarantina mandiri," jelas Sujatmiko.

Oleh karena itu, dia menjelaskan bahwa hal ini menyebabkan keterbatasan tenaga di KBRI Brunei untuk sementara waktu.

"Hari ini (12 Agustus 2021) dan beesok, KBRI hanya bisa melayani bagi warga yang ingin ambil aspor dan urus surat keterangan. Namun bagi para WNI kita yang ada masalah atau ingin konsul, silakan telepon hotline KBRI," terangnya.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Lampaui Ekspektasi, Ekonomi Malaysia Tumbuh 4,9 Persen di 2025

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:16

Kuota Pembelian Beras SPHP Naik Jadi 25 Kg Per Orang Mulai Februari 2026

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:02

Analis: Sentimen AI dan Geopolitik Jadi Penggerak Pasar Saham

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:46

Hasto Bersyukur Dapat Amnesti, Ucapkan Terima Kasih ke Megawati-Prabowo

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:26

Bripda Rio, Brimob Polda Aceh yang Disersi Pilih Gabung Tentara Rusia

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:42

Sekolah Rakyat Jalan Menuju Pengentasan Kemiskinan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:16

Legislator Golkar: Isra Miraj Harus Jadi Momentum Refleksi Moral Politisi

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:14

Skandal DSI Terbongkar, Ribuan Lender Tergiur Imbal Hasil Tinggi dan Label Syariah

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:46

Harga Minyak Menguat Jelang Libur Akhir Pekan AS

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:35

Guru Dikeroyok, Komisi X DPR: Ada Krisis Adab dalam Dunia Pendidikan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:24

Selengkapnya