Berita

Mantan bintang K-pop Seungri dihukum penjara selama tiga tahun karena terjerat sejumlah skandal/Yonhap

Entertainment

Terjerat Skandal Seks, Prostitusi Hingga Narkoba, Mantan Bintang K-Pop Seungri Dihukum Tiga Tahun Penjara

KAMIS, 12 AGUSTUS 2021 | 22:01 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Industri hiburan K-pop mengundang sorotan baru pekan ini. Mantan bintang K-pop yang gemilang di eranya, yakni Seungri, dihukum penjara selama tiga tahun karena terjerat sejumlah skandal pada Kamis (12/8) oleh pengadilan militer.

Vonis tiga tahun itu datang sebulan sebelum Seungri akan diberhentikan dari wajib militernya.

Seungri sendiri telah diadili di pengadilan militer setelah dia mendaftar di Angkatan Darat pada Maret tahun lalu menyusul dakwaannya pada Januari tahun 2020 atas berbagai tuduhan, yang juga mencakup pengoperasian tempat hiburan dewasa tanpa izin dan penggelapan.


Pria 31 tahun yang merupakan anggota boyband BIGBANG itu dinyatakan bersalah atas sembilan tuduhan terhadap dirinya. Di antara tuduhan itu adalah mengatur prostitusi, skandal seks hingga narkoba.

Seungri dan boyband di mana dia bergabung, BIGBANG mulai tenar dan terkenal secara global setelah debut pada tahun 2006 lalu. Namun setelah boyband tersebut vakum, Lee Seungri, nama asli Seungri, beralih profesi menjadi pengusaha dan kemudian mendaftar wajib militer.

Namun dia diketahui kerap mengatur layanan seks untuk calon investor dalam bisnisnya, serta perjudian di luar negeri di kasino mewah di Las Vegas yang melibatkan transaksi valuta asing ilegal.

"Sulit untuk melihat terdakwa tidak mengetahui pembayaran finansial yang dibayarkan kepada para wanita untuk seks," kata hakim Hwang Min-je.

"Tampaknya dia melakukan prostitusi seksual yang sistematis," jelasnya, seperti dikabarkan Channel News Asia.

Menurut dakwaan, Seungri mengatur pelacur untuk investor asing sebanyak 24 kali selama lima bulan sejak September 2015.

Pengadilan menemukan bahwa Seungri telah mengubah kesaksiannya di bawah interogasi polisi dan di pengadilan. Selain itu, dia juga ditemukan mengatur perjudian ilegal.

Selain dihukum penjara selama tiga tahun, Seungri juga diperintahkan untuk membayar denda 1,15 miliar won.

Investigasi terhadap skandal yang melingkupi Seungri mengungkap serentetan tuduhan terhadap musisi dan personel lain di YG Entertainment, mantan agensi Seungri dan salah satu perusahaan manajemen K-pop terbesar di Korea Selatan. Skandal itu mendorong CEO YG Entertainment, Yang Hyun-suk untuk mundur dan menghadapi penyelidikan perjudian ilegalnya sendiri.

Pengungkapan skandal itumengguncang industri K-pop dan menjadi kejahatan dengan profil tinggi di indnustri tersebut.

Di dalam persidangan, penulis lagu K-pop Jung Joon-young hadir sebagai saksi. Dia sendiri sekarang sedang menjalani hukuman lima tahun karena pemerkosaan berkelompok dan pelanggaran lainnya seperti mendistribusikan video kekerasan seksual.

Jung muncul sebagai saksi dalam persidangan Seungri dan bersaksi bahwa dia mengetahui bahwa seorang manajer hiburan dewasa yang juga dikenal Seungri telah menyediakan para wanita tersebut.

Vonis terhadap Seungri memicu reaksi beragam dari warganet Korea Selatan. Bbanyak pengguna online mengatakan hukuman Seungri terlalu ringan untuk pelanggaran tersebut.

"Meskipun beruntung dia akhirnya dipenjara, hukumannya terlalu pendek," kata seorang pengguna di Naver, portal media sosial terbesar di negara itu.

"Seharusnya 30 tahun, bukan tiga tahun," kata pengguna lainnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Ibunda Meninggal Dunia, Ferdy Sambo Tak Hadiri Pemakaman

Senin, 28 September 2026 | 15:41

UPDATE

Subsidi Biaya Haji 2027 jadi Kabar Baik bagi Calon Jemaah

Jumat, 09 Oktober 2026 | 04:30

Hanya PDIP Berani secara Vulgar Menyerang Gibran

Jumat, 09 Oktober 2026 | 04:07

Sangat Aneh Parpol di DPR Tidak Tegas soal Putusan MK terkait Gibran

Jumat, 09 Oktober 2026 | 03:41

Kumpulkan 800 Pati TNI-Polri: Kekuatan Harus Berujung Rasa Aman Rakyat

Jumat, 09 Oktober 2026 | 03:30

Suyudi Bakal Bawa Korps Bhayangkara Makin Profesional

Jumat, 09 Oktober 2026 | 03:10

Komisi I DPR Usul Dua Rekomendasi soal Status Kavling TNI AL Pangkalan Jati

Jumat, 09 Oktober 2026 | 02:46

Soal Putusan MK, Jokowi-Gibran sedang Menuai Hasil

Jumat, 09 Oktober 2026 | 02:01

PPTQ Al-Ghozali Majalengka Pastikan Isu Perundungan Hoaks

Jumat, 09 Oktober 2026 | 01:26

AHDAA Raih Penghargaan Indonesia Halal Awards 2026

Jumat, 09 Oktober 2026 | 01:09

Industri Percetakan Butuh Kolaborasi Lintas Kementerian

Jumat, 09 Oktober 2026 | 00:36

Selengkapnya