Berita

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto/Ist

Politik

Pesan Megawati: Ada Ego Sektoral Kementerian Coba Menghambat Kepemimpinan Strategik

KAMIS, 12 AGUSTUS 2021 | 19:48 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Ada kementerian yang masih terjebak ego sektoral dalam pemerintahan saat ini.

Pesan tersebut diasampaikan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri melalui Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto dalam bedah buku Kepemimpinan Srategik (model dan implementasi) di Universitas Pertahanan, Jakarta, Kamis (12/8).

Hasto menyebut, kepemimpinan strategis harus mengakar ke akar rumput, memahami bahasa akar rumput, serta aspirasi akar rumput. Ia lantas mengutip pernyataan Megawati terkait adanya hambatan utama saat ini karena masih sering terjebak ego sektoral.


"Setiap kementerian atau lembaga negara terkesan mencoba menampilkan kewenangannnya sehingga ditinjau dari kepemimpinan strategik untuk membangun kolektivitas menjadi terhambat karena egosektoral. Ini harus diatasi," kata Hasto menyampaikan pesan Megawati.

Dalam paparannya, kepemimpinan strategik hanya bisa dibangun atas landasan ideologi Pancasila dan moral yang kuat. Hasto juga menyinggung soal elemen-elemen kepemimpinan strategik.

Disebutnya, tolok ukur kepemimpinan strategik dalam suatu organisasi diukur ketika pemimpin dihadapkan pada pilihan membangun organisasi atau popularitas diri. Pemimpin, kata dia, memiliki tanggung jawab bukan hanya saat memimpin, tapi masa depan organisasi yang dipimpinnya.

"Seseorang pemimpin akan dikatakan gagal ketika dia tidak berhasil menyiapkan successornya, meskipun dia membawa organisasinya berhasil. Tugas kepemimpinan strategik menciptakan sejarah terhadap organisasi," urai Hasto.

Bedah buku yang berlangsung tiga jam digelar atas kerja sama Unhan dan Persatuan Insinyur Indonesia (PII). Sejumlah narasumber yang tampil yakni, Rektor Unhan, Laksda TNI Prof Amarulla Octavian; Guru Besar Unhan, Prof Purnomo Yusgiantoro; Ketua Umum PII, Heru Dewanto. Sementara Sekjen PII Teguh Haryono menjadi moderator.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya