Berita

Juru bicara Departemen Luar Negeri AS Ned Price/Net

Dunia

Gerah Dikritik Terus Soal HAM, Rusia Minta AS Benahi Situasi di dalam Negerinya Sendiri

KAMIS, 12 AGUSTUS 2021 | 16:27 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Rusia mengungkapkan ketidaknyamannya atas kritik Amerika serikat yang terus menerus dialamatkan kepada pemerintahan Vladimir Putin. Melalui juru bicara kedutaannya di Washington, Rusia menekan agar AS lebih memperhatikan urusan dalam negerinya sendiri.

"Juru bicara Departemen Luar Negeri (Ned Price] terus mengkritik Rusia atas dugaan pelanggaran hak asasi manusia. Sementara itu, sudah saatnya AS menarik perhatiannya pada situasi internal," kata juru bicara di akun Twitter resmi kedutaan pada Rabu (11/8).

Juru bicara juga melampirkan beberapa dokumen lewat tautan yang disertakan. Tautan itu menyambung ke situs web Kementerian Luar Negeri Rusia yang berisi laporan tentang situasi hak asasi manusia di negara-negara tertentu, termasuk Amerika Serikat.


Amerika Serikat terus menekan Rusia mengenai beberapa hal yang membuat hubungan kedua negara tegang. Termasuk masalah mengenai Alexei Navalny. Rusia dituduh telah melanggar hak asasi manusia dengan pemenjaraannya terhadap musuh besar Kremlin itu.

Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri Rusia menyatakan bahwa tuntutan tegas sejumlah negara terhadap Rusia, serta kampanye seputar situasi dengan Navalny di media, ditujukan secara eksklusif untuk mengacaukan situasi politik di negara tersebut.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Lampaui Ekspektasi, Ekonomi Malaysia Tumbuh 4,9 Persen di 2025

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:16

Kuota Pembelian Beras SPHP Naik Jadi 25 Kg Per Orang Mulai Februari 2026

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:02

Analis: Sentimen AI dan Geopolitik Jadi Penggerak Pasar Saham

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:46

Hasto Bersyukur Dapat Amnesti, Ucapkan Terima Kasih ke Megawati-Prabowo

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:26

Bripda Rio, Brimob Polda Aceh yang Disersi Pilih Gabung Tentara Rusia

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:42

Sekolah Rakyat Jalan Menuju Pengentasan Kemiskinan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:16

Legislator Golkar: Isra Miraj Harus Jadi Momentum Refleksi Moral Politisi

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:14

Skandal DSI Terbongkar, Ribuan Lender Tergiur Imbal Hasil Tinggi dan Label Syariah

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:46

Harga Minyak Menguat Jelang Libur Akhir Pekan AS

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:35

Guru Dikeroyok, Komisi X DPR: Ada Krisis Adab dalam Dunia Pendidikan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:24

Selengkapnya