Berita

Anggota Komisi IX DPR RI Saleh Partaonan Daulay/Net

Politik

PAN: Bukan Dihapus, Data Kematian Covid-19 Harusnya Diperbaiki

KAMIS, 12 AGUSTUS 2021 | 15:52 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Tidak tepat pemerintah berencana menghapuskan indikator angka kematian dalam evaluasi situasi pandemi virus corona baru (Covid-19).

Begitu dikatakan anggota Komisi IX DPR RI Saleh Partaonan Daulay menyikapi keputusan melalui Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan yang akan mengeluarkan angka kasus kematian dari indikator penanganan Covid-19.

"Indikator kematian itu menjadi satu hal sangat penting dalam mengevaluasi. Karena itu kita tidak boleh mengeluarkan itu dari evaluasi ini," ujar Saleh.


Kalaupun alasannya karena ada kesalahan data, bagi Saleh, itu hanya alasan klasik. Hal serupa juga terjadi pada masalah bantuan sosial dan BPJS.

"Tetapi juga data penerima bansos, BPJS kesehatan, bahkan data DPT di setiap pemilu itu selalu bermasalah di setiap Pemilu," katanya.

Legislator PAN ini menyarankan, pemerintah melakukan perbaikan data kematian Covid-19 sebagaimana dilakukan pada data yang ada pada BPJS Kesehatan.

"Apakah Bansos dihentikan, BPJS disetop, pemilu ditunda, tidak. Justru program tetap jalan tapi datanya yang diperbaiki," pungkasnya.

Indikator kematian Covid-19 bakal tidak digunakan lagi oleh pemerintah mulai pekan ini, sehingga dalam menetapkan PPKM selanjutnya, akan ada wilayah-wilayah yang angka kematiannya tinggi tapi tidak masuk ke dalam wilayah kategori level 3 atau level 4.

Keputusan pemerintah terkait hal tersebut disampaikan Koordinator PPKM wilayah Pulau Jawa dan Bali, Luhut Binsar Pandjaitan, dalam jumpa pers virtual Senin malam (9/8).

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya