Berita

Perdana Menteri Laos Phankham Viphavanh dan Duta Besar Tiongkok untuk Laos Jiang Zaidong pada upacara serah terima vaksin Covid-19 di Vientiane, Laos, 11 Agustus 2021/Net

Dunia

Dukung China, Laos Tolak Politisasi Asal-usul Covid-19

KAMIS, 12 AGUSTUS 2021 | 07:51 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Perdana Menteri Laos Phankham Viphavanh menyatakan penolakannya atas politisasi sejumlah pihak terkait penelusuran asal-usul virus corona. Ia menyatakan diri untuk tetap berpegang pada sains dalam persoalan tersebut.

Hal itu disampaikan Viphavanh dalam upacara penyerahan bantuan gelombang kelima vaksin Covid-19 di gedung Kementerian Kesehatan Laos, Rabu (11/8) waktu setempat.

“Sikap Laos tentang penelusuran asal virus corona baru telah konsisten dan jelas, dan pekerjaan harus dilakukan dalam semangat ilmiah yang objektif, transparan, inklusif, dan murni,” katanya, seperti dikutip dari CGTN.


Dia juga mengatakan negaranya sangat memuji sikap terbuka dan transparan China dalam mengambil bagian dalam kerja sama internasional dalam penelusuran tersebut.

Duta Besar China untuk Laos Jiang Zaidong pada bagiannya mengatakan pihaknya menghargai sikap Kementerian Luar Negeri Laos tersebut.

Jiang juga sempat mengkritik beberapa negara karena mempromosikan nasionalisme vaksin dan menimbun dosis, manipulasi serta melakukan politisasi penelusuran asal virus.

“Beberapa bahkan memobilisasi badan intelijen mereka untuk melakukan penyelidikan praduga bersalah ke China, dan memaksa beberapa ilmuwan untuk mendukung apa yang disebut teori kebocoran lab,” kata Jiang, seraya menambahkan bahwa itu bertentangan dengan sains dan akal sehat, dan juga telah melewati batas moral.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Lampaui Ekspektasi, Ekonomi Malaysia Tumbuh 4,9 Persen di 2025

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:16

Kuota Pembelian Beras SPHP Naik Jadi 25 Kg Per Orang Mulai Februari 2026

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:02

Analis: Sentimen AI dan Geopolitik Jadi Penggerak Pasar Saham

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:46

Hasto Bersyukur Dapat Amnesti, Ucapkan Terima Kasih ke Megawati-Prabowo

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:26

Bripda Rio, Brimob Polda Aceh yang Disersi Pilih Gabung Tentara Rusia

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:42

Sekolah Rakyat Jalan Menuju Pengentasan Kemiskinan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:16

Legislator Golkar: Isra Miraj Harus Jadi Momentum Refleksi Moral Politisi

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:14

Skandal DSI Terbongkar, Ribuan Lender Tergiur Imbal Hasil Tinggi dan Label Syariah

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:46

Harga Minyak Menguat Jelang Libur Akhir Pekan AS

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:35

Guru Dikeroyok, Komisi X DPR: Ada Krisis Adab dalam Dunia Pendidikan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:24

Selengkapnya