Berita

Kedutaan Besar Korea Utara di Moskow/Net

Dunia

Diplomat: Korea Utara Incar Kerjasama yang Lebih Kuat dengan Rusia untuk Melawan AS

KAMIS, 12 AGUSTUS 2021 | 06:36 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Korea Utara menjalin kerja sama dengan Rusia dalam beberapa bidang, termasuk meningkatkan kerja sama untuk melawan Amerika Serikat.

Dalam sebuah wawancara dengan kantor berita Tass, Rabu (11/8), Duta Besar Korea Utara untuk Rusia, Sin Hong-chol mengungkapkan, Pyongyang tidak dapat mengabaikan ancaman yang dilontarkan Amerika Serikat.

"Kami akan meningkatkan kerja sama antara Korea Utara dan Rusia dengan tujuan untuk melawan ancaman AS,  dan terus memperkuat dan mengembangkannya pada tingkat yang lebih tinggi," ujar Sin Hong-chol.


Ia menambahkan, hubungan strategis antar kedua negara itu mestinya sesuai dengan persyaratan abad baru.

Ketegangan antara Pyongyang dan Washington meningkat baru-baru ini setelah Presiden Joe Biden menyebut program nuklir Korea Utara sebagai "ancaman serius" bagi keamanan global.

Kementerian luar negeri mengatakan komentar tersbut berindikasi mempertahankan 'kebijakan bermusuhan'.

Kim Joon-hyung, rektor Akademi Diplomatik Nasional Korea (KNDA) dan profesor studi internasional di Handong Global University di Korea Selatan mengatakan dalam sebuah wawancara dengan kantor berita Diplomat baru-baru ini, bahwa Pyongyang mengklaim telah mengembangkan program senjata nuklirnya karena kebijakan permusuhan Washington.

"Mereka akan melakukan denuklirisasi sendiri hanya ketika Washington menarik sikap itu terlebih dahulu, tetapi AS telah menuntut agar Pyongyang bertindak terlebih dahulu dengan membongkar senjata dan fasilitas nuklirnya," katanya.
Masalah di Semenanjung Korea juga menjadi ketegangan baru. Menurut Sin Hong-chol penting bagi Korea Utara untuk memperkuat kekuatan yang dapat menangkal ancaman asing.

"Kami telah dengan jelas mengatakan bahwa kami akan memperlakukan AS dengan prinsip force for force dan good for good," katanya. .

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

Menguji Klaim MBG Kunci Pertumbuhan Ekonomi Triwulan 1

Kamis, 07 Mei 2026 | 04:12

JK Disarankan Maafkan Ade Armando

Kamis, 07 Mei 2026 | 04:07

41,7 Persen Jemaah Haji Aceh Lansia

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:43

Bank Pelat Merah Cabang Joglo Dipolisikan

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:26

Empat Hakim Ad Hoc PHI PN Medan Disanksi Kode Etik

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:03

Presensi Ilegal 3.000 ASN Brebes Alarm Serius bagi Integritas Birokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:42

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

Digitalisasi Parkir Genjot Pendapatan Daerah

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:02

Ini Cerita Penumpang Selamat dari Bus ALS Terbakar di Sumsel

Kamis, 07 Mei 2026 | 01:31

Impor Blueray 90 Persen Tetap Jalur Merah

Kamis, 07 Mei 2026 | 01:28

Selengkapnya