Berita

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jendral TNI Andika Perkasa/Net

Politik

Apresiasi Gagasan KSAD Hentikan Tes Keperawanan, Kelompok Milenial: Tepat, karena Tak Ada Relevensinya dengan Keprajuritan

RABU, 11 AGUSTUS 2021 | 23:06 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Keputusan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jendral TNI Andika Perkasa, menghentikan tes keperawanan dalam proses rekrutmen TNI AD diapresiasi Penggerak Milenial Indonesia (PMI).

Hal tersebut disampaikan oleh Koordinator PMI, M. Adhiya Muzakki yang mendukung keputusan KSAD karena dianggap tepat dan menimbang hal tersebut tidak ada relevansinya dalam menilai kelayakan calon prajurit perempuan.

"Saya pikir tidak ada relevansinya ya perekrutan prajurit dengan keperawanan. Malah terlihat diskriminatif terhadap kaum perempuan," ujar Adhiya dalam keterangan tertulis yang diterima Rabu malam (11/8).


Adhiya menambahkan, tes keperawanan yang selama ini dijadikan syarat untuk menjadi prajurit telah mengesampingkan banyak hal dari perempuan. Padahal, banyak sekali kecakapan perempuan yang bisa dinilai untuk dijadikan sebagai dasar perempuan.

Adhiya menyebut, penilaian keperawanan perempuan telah menghilangkan kecakapan lain seperti kecerdasan, kecakapan, kepemimpinan, tanggungjawab, dan masih banyak hal lainnya yang berkaitan dengan bela bangsa dan negara.

Selain itu, tes keperawanan juga cenderung mengebiri hak asasi manusia sebagai seorang perempuan.

"Jangan sampai tes keperawanan malah menghilangkan hak asasi manusia sebagai seorang perempuan," ucapnya.

Oleh karena itu, Adhiya beserta pihaknya mendukung penuh upaya Jendral TNI Andika Perkasa dalam menghapus tes keperawanan dalam merekrut anggota prajurit TNI AD.

"Ini kabar baik. Dan kami mendukung penuh seluruh upaya Kasad Andika dalam menghapus paham yang tergolong kuno itu," imbuhnya.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya