Berita

Mantan Komisioner Ombudsman RI, Alvin Lie/Net

Politik

Masuk Mal Wajib Tunjukkan Hasil PCR, Alvin Lie: Ada Landasan Aturannya?

RABU, 11 AGUSTUS 2021 | 22:00 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Kebijakan pemerintah terkait penanganan pandemi Covid-19 kembali menuai kontroversi. Kali ini, publik dihebohkan dengan aturan untuk menunjukkan tes PCR hasil negatif Covid-19 bagi pengunjung mal.

Kebijakan wajib melampirkan hasil PCR bagi pengunjung yang belum disuntik vaksin ini pun turut disorot oleh mantan Komisioner Ombudsman RI, Alvin Lie.

Alvin yang cukup concern terhadap penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia ini mempertanyakan landasan hukum kewajiban tes PCR kepada pengunjung mal tersebut.


"Ada landasan peraturannya? Atau sebatas pernyataan Menteri Perdagangan?" tanya Alvin Lie dikutip dari akun Twitternya, Rabu (11/8).

Yang tak kalah menjadi pertanyaan publik, kebijakan tersebut justru disampaikan oleh Menteri Perdagangan RI, Muhammad Lutfi.

"Sebenarnya siapa yang berwenang mengatur? Mendagri? Satgas Covid? Mendag? Atau Pemda?" tandasnya.

Mendag Lutfi membeberkan, ketentuan tersebut diterapkan dengan alasan sirkulasi udara di pusat perbelanjaan dilengkapi pendingin udara. Hal ini dikhawatirkan para pengunjung mal rentan tertular Covid-19.

"Pengunjung mal pada masa uji coba ini adalah yang ingin berbelanja dan dalam keadaan sehat," tutur Mendag Lutfi.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya