Berita

Pengungsi internal dari provinsi utara Afghanistan meninggalkan rumah mereka karena pertempuran antara Taliban dan personel keamanan Afghanistan/AP

Dunia

Kurang dari Sepekan, Taliban Rebut Delapan Provinsi di Afghanistan

RABU, 11 AGUSTUS 2021 | 13:48 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Kelompok militan Taliban berhasil menguasai kota Faizabad yang merupakan ibukota provinsi Badakhshan pada Rabu (Rabu, 11/8). Dengan demikian, ini adalah ibukota provinsi kedelapan yang diduduki oleh Taliban di Afghanistan dalam kurun waktu enam hari terakhir.

Menurut keterangan anggota dewan provinsi dari Badakhshan, yakni Jawad Mujadidi, pendudukan Faizabad terjadi setelah pertempuran panjang yang memaksa pasukan pemerintah mundur ke distrik tetangga.

Dia menjelaskan, militan Taliban telah mengambil sebagian besar provinsi dan mengepung Faizabad sebelum melancarkan serangan pada hari Selasa (10/8).


Provinsi Badakhshan sendiri terletak di timur laut jauh berbatasan dengan Tajikistan, Pakistan, dan China.

Perebutan kota itu menjadi kemunduran terbaru bagi pemerintah fghanistan yang berjuang untuk membendung momentum serangan Taliban dalam beberapa bulan terakhir, tepatnya pasca Amerika Serikat menarik mundur pasukannya.

Kini, dengan manuver dan serangan yang semakin agresif, menurut keterangan pejabat uni ropa, sebagaimana dikabarkan Reuters, pasukan Taliban sekarang menguasai 65 persen wilayah Afghanistan.

Sejauh ini Taliban telah merebut atau mengancam untuk merebut 11 ibu kota provinsi dan berusaha untuk mencabut dukungan tradisional pasukan Afghanistan di wilayah utara.

Padahal bagian utara Afghanistan selama bertahun-tahun adalah wilayah Afghanistan yang paling damai, dengan hanya sedikit kehadiran Taliban.

Bahkan selama pemerintahan mereka tahun 1996 hingga 2001, Taliban tidak pernah sepenuhnya mengendalikan wilayah utara. Namun kali ini mereka tampaknya berniat mengamankan wilayah itu sebelum mendekati ibu kota.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Intervensi Jepang Runtuhkan Dominasi Dolar AS

Jumat, 01 Mei 2026 | 08:15

Saham Big Tech Bergerak Beragam, Alphabet dan Amazon Moncer

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:58

Mojtaba Khamenei: Tak Ada Tempat bagi AS di Teluk Persia

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:36

Harga Emas Melonjak setelah Jepang Intervensi Pasar Mata Uang

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:26

STOXX 600 Capai Level 611,28 Saat Sektor Industri Melesat di Atas 1 Persen

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:06

Diplomasi Raja Charles III terhadap ‘King’ Trump

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:57

Celios: Kita Menolak MBG Dijadikan Alat Politik

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:28

Keluarga, Buruh dan Prabowonomics

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:02

Pembatalan Unjuk Rasa May Day di DPR Dianggap Warganet ‘Sudah Cair’

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:39

Prabowo-Gibran Diselamatkan Beras

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:15

Selengkapnya