Berita

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung, Ahyani Raksanagara/RMOLJabar

Nusantara

Kota Bandung Keluar dari Zona Merah Covid-19

RABU, 11 AGUSTUS 2021 | 13:07 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Kota Bandung dipastikan telah masuk dalam zona oranye Covid-19. Hal itu dilihat dari salah satu indikator berupa angka level kewaspadaan yang telah berada di atas 1.80.

"Alhamdulillah tadi pagi mendapat informasi bahwa kita sudah bisa melewati zona merah dan sekarang di zona oranye. Tingkat penyebarannya dari sangat tinggi menjadi sedang, skornya itu 1,81," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung, Ahyani Raksanagara di PVJ Kota Bandung, Rabu (11/8).‎

Dilihat dari indikator Bed Ocupancy Rate (BOR), lanjut Ahyani, angkanya telah berada jauh di bawah standar yang ditetapkan organisasi kesehatan dunia (WHO).


"BOR sekarang 46,33 persen, turunnya drastis karena kita pernah mencapai 98 persen pas tinggi itu, WHO kan minta di bawah 60 persen kita sudah bisa penuhi‎," jelas Ahyani diberitakan Kantor Berita RMOLJabar.

Meski demikian, kondisi tersebut tidak serta merta langsung berdampak pada pemberlakuan relaksasi. Menurutnya, kebijakan relaksasi di zona oranye tetap akan diatur dan ditetapkan dalam Peraturan Walikota Bandung.

"Kita lihat, kalau orangenya kan persentasenya nambah yang bekerja nambah, pelan-pelan aktivitas masyarakat akan bertambah luas. Nanti kan itu ada Perwal yang akan disusun ya," tuturnya.

Ahyani menegaskan, masyarakat harus tetap waspada meski Kota Bandung telah menyandang status zona oranye. Kedisipilinan protokol kesehatan (prokes) harus tetap dijaga untuk dapat turun ke zona kuning.‎

"Terima kasih yang telah menjaga prokes, sehingga bisa menekan tingkat penyebaran, Mari sekarang sama-sama kita turunkan jadi kuning," tutupnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

CELIOS Ungkap Ketimpangan Ekonomi Indonesia 2026

Rabu, 22 April 2026 | 14:13

Penambahan Komando Teritorial Berpotensi Seret TNI ke Politik Praktis

Rabu, 22 April 2026 | 14:05

Mega Syariah Bukukan Akuisisi Dana Pihak Ketiga Rp709 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 14:01

Prabowo Bakal Perbanyak Konser K-Pop di Indonesia

Rabu, 22 April 2026 | 13:49

Konsumsi BBM Harus Bijak di Tengah Gejolak Harga

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

Komisi X DPR Sesalkan Dugaan Kecurangan Peserta UTBK Undip

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

YLKI Sebut Pajak Tol Salah Sasaran dan Memberatkan Rakyat

Rabu, 22 April 2026 | 13:38

IHSG Sesi I Terkoreksi ke Level 7.544 di Tengah Ketidakpastian Geopolitik Timur Tengah

Rabu, 22 April 2026 | 13:24

Purbaya Pastikan Nasib Utang Whoosh Sudah Rampung

Rabu, 22 April 2026 | 13:10

Prabowo Jajaki Peluang Kirim WNI Ikut Program Kosmonaut Rusia

Rabu, 22 April 2026 | 12:58

Selengkapnya