Berita

Raja kolam olimpiade asal Amerika, Michael Phelps/Net

Histoire

Mengenal Michael Phelp, Perenang Legendaris AS dengan Medali Emas Terbanyak dalam Sejarah Olimpiade

RABU, 11 AGUSTUS 2021 | 07:36 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Olimpiade Tokyo 2020 yang berlangsung 23 Juli sampai 8 Agustus 2021 baru saja usai. Di cabang renang, nama perenang Australia Emma McKeon melangit sebagai atlet yang memborong 7 medali dalam satu olimpiade. Ini mengingatkan kita kepada atlet renang paling fenomenal, Michael Phelps.

McKeon memang telah mengukir sejarah baru. Sejauh ini belum ada perenang putri yang membuat pencapaian setinggi itu. Sedangkan Phelp, atlet renang asal Amerika Serikat merupakan satu-satunya atlet renang pria yang dalam sejarah karirnya memiliki total medali emas terbanyak hingga saat ini.

Phelp memang sudah tidak turun lagi ke kolam. Ia mengakhiri karirnya usai pada Olimpiade Rio 2016. Di Rio, Phelp berhasil menggondol 4 medali emas untuk renang putra. Bahkan, dalam nomor estafet 4x100 meter itu ia berhasil mencetak rekor baru Olympiade dengan tiga menit 27,95 detik.


Di Olimpiade Rio 2016 ini pula MvKeon juga ikut bertanding dan mengantongi 4 medali (dengan 1 emas) untuk renang putri.  

Phelp yang lahir di Baltimore pada 30 Juni 1985, adalah satu-satunya atlet yang mengumpulkan 28 medali Olimpiade sepanjang karirnya dengan 23 di antaranya adalah emas.

Phel dibesarkan oleh ibunya, Deborah, bersama saudara perempuannya Hilary dan Whitney, setelah orangtuanya bercerai. Ia mulai menyukai renang sejak kecil. Menilik catatan laman Team USA, disebutkan bahwa pada usia 10 tahun Phelps berhasil mencetak rekor di Amerika Serikat dengan menjadi perenang tecepat untuk anak-anak seusianya lewat gaya kupu-kupu 100m.

Phelp kemudian serius menekuni olahraga renang sebagai karirnya ketika ia mengikuti Olimpiade Sidney 2000. Saat itu ia adalah perenang termuda dari tim AS selama 68 tahun Olimpiade!

Medali pertama Phelp, perunggu, diraihnya saat Olimpiade Athena tahun 2004. Phelp mulai akrab sebagai pemecah rekor dunia sejak 2006.

Usai Olimpiade 2016, Phelps memutuskan pensiun. Ia menjalani hari-harinya dengan lebih baik bersama istrinya, Nicole, dan dua anaknya. Selain menjadi pelatih, Phelp juga sibuk mengurus Michael Phelps Foundation.

Lain halnya dengan McKeon yang masih terus berlaga untuk masa-masa mendatang. Atlet kelahiran New South Wales 24 Mei 1994 itu saat ini disebut sebagai atlet dengan medali terbanyak dalam sejarah Australia dengan total 11 medali sepanjang karirnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Peristiwa Anak Bunuh Diri di NTT Coreng Citra Indonesia

Selasa, 03 Februari 2026 | 05:38

SPPG Purwosari Bantah Kematian Siswi SMAN 2 Kudus Akibat MBG

Selasa, 03 Februari 2026 | 05:20

Perdagangan Lesu, IPC TPK Palembang Tetap Tunjukkan Kinerja Positif

Selasa, 03 Februari 2026 | 04:59

Masalah Haji yang Tak Kunjung Usai

Selasa, 03 Februari 2026 | 04:42

Kilang Balongan Perkuat Keandalan dan Layanan Energi di Jawa Barat

Selasa, 03 Februari 2026 | 04:21

Kemenhub: KPLP Garda Terdepan Ketertiban Perairan Indonesia

Selasa, 03 Februari 2026 | 03:59

BMM dan Masjid Istiqlal Luncurkan Program Wakaf Al-Qur’an Isyarat

Selasa, 03 Februari 2026 | 03:40

Siswa SD Bunuh Diri Akibat Pemerintah Gagal Jamin Keadilan Sosial

Selasa, 03 Februari 2026 | 03:13

Menguak Selisih Kerugian Negara di Kasus Tata Kelola BBM

Selasa, 03 Februari 2026 | 02:59

Rencana Latihan AL Iran, China dan Rusia Banjir Dukungan Warganet RI

Selasa, 03 Februari 2026 | 02:40

Selengkapnya