Berita

Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko (kiri) bersama Plt Bupati Kabupaten Bandung Barat, Henky Kurniawan (kedua dari kiri) menyaksikan pemberian bantuan alat uji swab antigen dari PT Taishan Alkes Indonesia/Ist

Politik

Moeldoko Apresiasi Produsen Dalam Negeri Hibahkan Alkes untuk Penanganan Covid-19

RABU, 11 AGUSTUS 2021 | 02:41 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Seluruh elemen bangsa termasuk pihak swasta harus bergotong-royong menanggulangi pandemi Covid-19. Hal ini sebagai dukungan terhadap upaya pemerintah dalam penanganan, mulai dari sisi kesehatan seperti fokus mengejar vaksinasi juga program perlindungan sosial untuk mengurangi beban masyarakat terdampak Covid-19.

Hal ini disampaikan Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Jenderal TNI (Purn) Moeldoko, saat menghadiri acara Gerakan Bersama Dari Pintu ke Pintu dan Gotong-Royong Bantuan Antigen di Puskesmas Cikalong Wetan, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Selasa (10/8).

Acara yang dihadiri Plt Bupati Kabupaten Bandung Barat, Hengky Kurniawan, sekaligus penyerahan bantuan alat kesehatan (alkes) dari produsen dalam negeri, PT Taishan Alkes Indonesia, yang memberikan 50 ribu pieces alat uji swab antigen ke puskesmas-puskesmas.


Menurut Moeldoko, persoalan Covid-19 adalah persoalan global. Tidak ada satupun negara di dunia termasuk negara-negara Eropa sekalipun yang memiliki infrastruktur kesehatan yang bagus juga tetap kewalahan dalam menghadapi pandemi Covid-19.

"Metode yang paling efektif adalah bagaimana seluruh komponen bangsa membangun sebuah kolaborasi besar, bergotong-royong bersama menghadapi pandemi Covid-19," ujar Moeldoko.

Mantan Panglima TNI ini pun mengapresiasi upaya produsen dalam negeri dalam hal ini PT Taishan Alkes Indonesia yang memberikan bantuan alat swab antigen untuk masyarakat.

"Kita harus tangani bersama-sama, kami mengapresiasi produsen alkes PT Taishan yang membantu memberikan 50 ribu alat swab antigen untuk melakukan testing kepada masyarakat," katanya.

Terkait maraknya produk impor alat kesehatan, Moeldoko menekankan bahwa pemerintah dalam hal ini akan mengutamakan produsen alkes dalam negeri.

"Pada dasarnya pemerintah justru memprioritaskan produk alkes dalam negeri seperti masker dan lainnya," tegasnya.

Di tempat yang sama, Komisaris Utama PT Taishan Alkes Indonesia, Cahyadi Burhan, menyambut baik komitmen pemerintah yang akan memprioritaskan produk alat-alat kesehatan buatan dalam negeri

Cahyadi mengatakan, produk alkes dalam negeri termasuk PT Taishan memiliki kualitas dan sensitivitas yang sama dengan produk impor, namun dengan harga yang lebih terjangkau.

"Kita dukung pemerintah lebih memilih produk alkes dalam negeri dengan harga yang murah namun kualitas dan sensitivitasnya sama dengan produk luar. Seperti produk kami yang sudah melalui beberapa tahap pengujian yang ketat," demikian Cahyadi.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya