Berita

Ilustrasi gerap Louis Vuitton/Net

Politik

Louis Vuitton Dikabarkan Jadi Merek Baju Dinas Anggota Dewan, Begini Penjelasan Ketua DPRD Kota Tangerang

RABU, 11 AGUSTUS 2021 | 01:26 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Merek fesyen ternama dunia, Louis Vuitton atau biasa dikenal dengan sebutan "LV", dikabarkan menjadi salah satu penyedia bahan baju dinas anggota DPRD Kota Tangerang yang anggarannya mencapai Rp 675 juta. Angka fantastis tersebut untuk membuat seragam dinas bagi 50 anggota dewan.

Namun, Ketua DPRD Kota Tangerang, Gatot Wibowo, membantah bila pihaknya menyebut merek Louis Vuitton sebagai standar pembuatan seragam baru Tahun 2021 bagi 50 anggota DPRD Kota Tangerang.

"Saya luruskan dulu, kita DPRD, tidak pernah menunjuk merek tertentu," jelas Gatot, Selasa (10/8), dikutip Kantor Berita RMOLBanten.


Dia juga mengaku tidak pernah memakai merek tersebut dalam kesehariannya bertugas sebagai wakil rakyat Kota Tangerang. Dia juga mengaku tidak mengetahui merek tersebut berasal dari mana.

"Kalau perkembangan soal merek saya enggak ngerti dari mana merek itu," ujarnya.

Gatot pun menegaskan, lelang pembuatan baju seragam berjalan sesuai aturan dan setahun sekali. Dan anggarannya pun sudah disahkan dalam rapat pleno.

"Saya juga bingung, ini juga ramai setelah adanya pemenang lelang, bukan dari awal proses lelang," katanya.

Pihaknya pun saat ini tengah melakukan rapat terkait polemik tersebut bersama seluruh anggota DPRD Kota Tangerang.

"Siang ini kita gelar rapat bersama anggota yang lain, karena menyangkut 50 anggota kan," pungkasnya.

Ongkos pembuatan dan belanja bahan untuk baju dinas anggota DPRD Kota Tangerang jadi sorotan publik. Sebab, anggarannya meningkat hingga dua kali lipat bila dibandingkan dengan tahun 2020.

Dilansir dari laman https://lpse.tangerangkota.go.id/, anggaran pengadaan bahan pakaian DPRD Kota Tangerang 2021 mencapai Rp 675 juta. Dari laman yang sama, anggaran pengadaan bahan pakaian pada 2020 hanya sebesar Rp 312,5 juta.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Tourism Malaysia Gencarkan Promosi Wisata di Tiga Kota Indonesia

Selasa, 28 April 2026 | 10:20

DPR Desak Evaluasi Nasional Perlintasan Sebidang Usai Tabrakan Kereta di Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 10:13

Bus Shalawat Gratis 24 Jam Disiapkan untuk Jemaah Haji di Makkah

Selasa, 28 April 2026 | 10:09

Update Korban Jiwa Tabrakan KA di Bekasi Bertambah Jadi 14 Orang

Selasa, 28 April 2026 | 10:00

Prabowo Minta Segera Investigasi Kasus Tabrakan Kereta Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 09:56

Lokomotif Argo Bromo Berhasil Dipindahkan, Tim SAR Fokus Evakuasi Korban

Selasa, 28 April 2026 | 09:53

Purbaya Pede IHSG Bisa Terbang 28.000, Pasar Langsung Terkoreksi

Selasa, 28 April 2026 | 09:51

Dinamika Global Tekan Indeks DXY ke Level 98,45 Jelang Keputusan Federal Reserve

Selasa, 28 April 2026 | 09:48

Kopdes Jadi Instrumen Capai Nol Kemiskinan Ekstrem

Selasa, 28 April 2026 | 09:39

Imbas Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Belasan Perjalanan KA Jarak Jauh dari Jakarta Resmi Dibatalkan

Selasa, 28 April 2026 | 09:27

Selengkapnya