Berita

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno/Net

Politik

Dongkrak Sektor Parekraf, Sandiaga Uno Ajak Para Profesor Ciptakan Solusi Berbasis Kearifan Lokal

RABU, 11 AGUSTUS 2021 | 00:42 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Kalangan perguruan tinggi termasuk dosen dan mahasiswa perlu bersinergi untuk membantu memulihkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif yang terdampak pandemi Covid-19.

Menurut Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, sebanyak 98 persen pelaku ekonomi kreatif telah terdampak pandemi Covid-19.

Di mana 70 persen pelaku ekonomi kreatif di Indonesia mengalami penundaan dalam pelaksanaan proyek, dan 67 persen pelaku ekonomi kreatif juga mengalami penurunan penjualan.


Bahkan, hanya 8 persen pelaku ekonomi kreatif mengaku mengalami penambahan omzet.

Kata Sandiaga, upaya yang bisa dilakukan untuk membangkitkan sektor parekraf di masa pandemi Covid-19 yakni dengan berinovasi, beradaptasi, dan berkolaborasi.

“Dosen-dosen, profesor, ciptakan solusi-solusi dengan basis kearifan lokal dan berwawasan global. Tingkatkan kompetensi mahasiswa dan ayo percepat pertumbuhan ekonomi,” kata Sandiaga melalui keterangannya, Selasa (10/8).

Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra ini menjelaskan, perguruan tinggi memiliki peran penting di masa pandemi Covid-19. Di antaranya dalam hal riset dan memperoleh data, kolaborasi pentahelix, mendorong solusi-solusi lokal, serta memperkuat kapasitas masyarakat.

“Sinergi perguruan tinggi ini juga memperkuat kompetensi mahasiswa, dosen, peneliti, dan masyarakat. Sehingga hal ini dapat mempercepat Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN),” ujarnya.

Saat ini, lanjut dia, ada lima pilar yang dilakukan Kemenparekraf dalam pemulihan ekonomi kreatif. Yaitu dengan meningkatkan kapasitas SDM, revitalisasi destinasi pariwisata dan infrastruktur ekraf, peningkatan resiliensi dan daya saing usaha, inovasi produk dan jasa kreatif, serta pemulihan dan perluasan pasar.

Dituturkan mantan Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) ini, terdapat beberapa program untuk membangkitkan demand bagi para pelaku ekonomi kreatif melalui gerakan Bangga Buatan Indonesia. Ditargetkan, lebih dari 30 juta UMKM beralih ke digital pada 2024.

“Kontribusi ekonomi kreatif pada perekonomian Indonesia ini sudah sangat terasa, Rp 1.100 triliun lebih kontribusinya. Menempatkan Indonesia di posisi 3 dari segi presentasi ekonomi kreatif terhadap PDB, dengan andalan kriya kuliner dan fesyen," jelasnya.

"Oleh karena itu, yuk hari ini kita gerak bersama garap semua potensi yang ada, gaspol, karena inilah kunci kebangkitan kita agar lapangan kerja terbuka luas,” demikian Sandiaga Uno.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya