Berita

Pengungsi Rohingya/Net

Dunia

Kasus Covid-19 Melejit, Ribuan Pengungsi Rohingya di Bangladesh Mulai Divaksin

SELASA, 10 AGUSTUS 2021 | 15:46 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Ribuan pengungsi Rohingya di kamp pengungsian Cox's Bazar, Bangladesh mulai mendapat vaksinasi Covid-19. Program vaksinasi untuk para pengungsi dilakukan di tengah lonjakan kasus Covid-19 di Bangladesh.

Pejabat kesehatan di distrik Dox's Bazar, Mahbubur Rahmat mengatakan, sekitar 48 ribu pengungsi Rohingya berusia di atas 55 tahun akan divaksinasi mulai Selasa (10/8) hingga Kamis (12/8) dengan bantuan badan-badan PBB.

"Ini baru permulaan. Semua orang dewasa Rohingya akan divaksinasi secara bertahap," ujar Rahman, seperti dikutip Reuters.


Para petugas kemanusiaan telah lama memberikan peringatan perihal potensi bencana kemanusiaan Covid-19 di kamp-kamp pengungsi Rohingya.

Baru-baru ini, terjadi peningkatan infeksi Covid-19 di kamp-kamp. Bahkan sejauh ini sudah ada 20 ribu kasus dan 200 kematian yang tercatat di antara para pengungsi sejak pandemi muncul.

"Orang-orang di kamp-kamp ini hidup dalam bayang-bayang kesenjangan vaksin global. Vaksinasi luas sangat penting untuk menahan virus mematikan ini," kata Kepala Federasi Internasional Cox's Bazar Perhimpunan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah, Hrusikesh Harichandan.

Meski begitu, para pejabat di negara bagian Rakhine, Myanmar mengatakan tidak ada rencana untuk memvaksinasi pengungsi Rohingya yang tinggal di Bangladesh.

"Kami membutuhkan upaya bersama oleh lembaga nasional dan organisasi internasional untuk membantu memvaksinasi semua orang dewasa di kamp," tambahnya.

Dalam beberapa pekan terakhir, Bangladesh mengalami lonjakan infeksi dan kematian akibat Covid-19. Hingga saat ini, sudah ada lebih dari 1,36 juta orang yang terinfeksi, dengan 22.897 kematian.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya