Berita

Satelit Gisat-1 atau Eye in the Sky milik India/Net

Dunia

Luncurkan Satelit Citra Pertama, India Punya Mata di Langit untuk Awasi Perbatasan

SELASA, 10 AGUSTUS 2021 | 13:06 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

India akan mengirim satelit pencitraan pertamanya ke luar angkasa. Satelit Gisat-1 atau yang disebut "Eye in the Sky" itu akan mengawasi wilayah perbatasan India secara real time.

Organisasi Penelitian Luar Angkasa India (ISRO) mengatakan Earth Observation Satellite (EOS) itu akan diluncurkan dari Pusat Antariksa Satish Dhawan di negara bagian Andhra Pradesh pada Kamis (12/8).

"Satelit akan ditempatkan di orbit transfer geosynchronous setelah itu akan naik ke orbit geostasioner pada ketinggian sekitar 36.000 km di atas permukaan Bumi menggunakan sistem propulsi onboard," jelas ISRO, seperti dikutip Sputnik.


Badan itu menjelaskan, ketika berada di orbit geostasioner, satelit akan bergerak dengan kecepatan melingkar yang sama dengan Bumi, memberikan kesan seolah-olah terpaku pada satu titik saat melayang di atas Khatulistiwa.

"India sekarang memiliki salah satu konstelasi satelit penginderaan terbesar untuk mengamati Bumi dan data dari satelit ini akan digunakan untuk beberapa aplikasi yang mencakup pertanian, sumber daya air, perencanaan kota, pembangunan pedesaan, pencarian mineral, lingkungan, kehutanan, sumber daya laut dan manajemen bencana," tambah ISRO.

Selain itu, satelit ini juga akan menjadi game changer atas pengelolaan di perbatasan karena gambar yang diambil dengan kamera beresolusi tinggi.

Input data secara real tim terbukti penting bagi pasukan pertahanan untuk mengamankan perbatasan negara dalam menghadapi serangan musuh. Data ini sangat berguna bagi tentara yang berjaga di medan dataran tinggi yang menantang.

Saat ini, India memiliki sekitar 50.000 tentara di perbatasannya dengan China. Menyoroti aplikasi canggihnya, satelit juga akan memberikan tanda spektral untuk pertanian, kehutanan, mineralogi, properti awan, salju dan gletser dan oseanografi.

Menteri Federal Departemen Luar Angkasa Jitendra Singh mengatakan bahwa satelit itu dapat memberikan citra seluruh negeri sekitar 4-5 kali sehari.

Pada awalnya, Gisat-1 dijadwalkan diluncurkan pada 5 Maret 2020, namun dibatalkan karena alasan teknis. Peluncuran dijadwal ulang untuk 28 Maret tahun ini, tetapi ditunda lagi karena "masalah kecil".

Setelah itu, jadwal ditunda hingga April, namun ditunda kembali karena gelombang kedua Covid-19, hingga akhirnya diluncurkan tiga hari menjelang Hari Kemerdekaan India ke-75 pada 15 Agustus.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Ombudsman RI Pelototi Tata Kelola Haji

Kamis, 23 April 2026 | 10:15

Kemlu Protes Spanduk "Rising Lion" Israel di RS Indonesia Gaza

Kamis, 23 April 2026 | 10:06

IHSG Menguat, Rupiah Tertekan ke Rp17.274 per Dolar AS

Kamis, 23 April 2026 | 09:21

Kisah Epik Sang ‘King of Pop’: Film Biopik Michael Resmi Menggebrak Bioskop Indonesia

Kamis, 23 April 2026 | 09:18

Ketua KONI Ponorogo Sugiri Heru Sangoko Dicecar KPK Soal Pemberian Fee ke Sudewo

Kamis, 23 April 2026 | 09:15

MUI Minta Jemaah Haji Doakan Pemimpin Indonesia

Kamis, 23 April 2026 | 09:14

Bursa Asia Menguat: Nikkei Cetak Rekor

Kamis, 23 April 2026 | 09:07

Harga Minyak Kembali Tembus 100 Dolar AS

Kamis, 23 April 2026 | 08:58

Wall Street Perkasa Berkat Donald Trump

Kamis, 23 April 2026 | 07:41

Pentagon Pecat Petinggi Angkatan Laut John Phelan di Tengah Gencatan Senjata

Kamis, 23 April 2026 | 07:25

Selengkapnya