Berita

Presiden Belarusia Aleksandr Lukashenko/Net

Dunia

Lukashenko: Tentu Ada Kemungkinan Normalisasi dengan Lithuania, Tapi tanpa Prasyarat!

SELASA, 10 AGUSTUS 2021 | 09:19 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Hubungan Belarusia dan Lithuania yang tegang bisa saja diperbaiki. Presiden Belarusia Aleksandr Lukasheno mengatakan, bukan tidak mungkin Minsk dan Vilnius melakukan normalisasi tetapi tentu saja harus tanpa syarat.

"Tentu saja ada (kemungkinan normalisasi). Jika Anda mau, mari kita mulai dialog pada tingkat tertentu tetapi tanpa prasyarat karena Belarus tidak pantas untuk diskusi seperti itu," kata Lukashenko, menanggapi pertanyaan media, seperti dikutip dari Tass, Senin (9/8).

Menurut Lukashenko, Lithuania tidak memiliki hak untuk mengatur kondisi Belarus. Sejauh ini Belarusia tidak pernah melakukan tindakan tidak bersahabat terhadap tetangganya itu.


Mengenai desakan beberapa politisi Lituania untuk pembebaskan tahanan politik Belarusia adalah tidak berdasar.

"Kami akan menangani tahanan kami sendiri," tegas Lukashenko.

Hubungan Belarusia dan Lithuania kian menegang sejak tahun lalu. Lithuania termasuk salah satu negara yang tidak mengakui hasil pemilihan presiden di Belarus pada Agustus 2020. Seimas (parlemen) Lithuania menyatakan bahwa mantan kandidat presiden Svetlana Tikhanovskaya dan Dewan Koordinasi oposisi yang dibentuk atas inisiatifnya adalah satu-satunya perwakilan sah Belarus. Bahkan Lithuania telah memberikan perlindungan kepada Tikhanovskaya telah berada di Lituania sejak dia 'kabur' keBelarus pada Agustus tahun lalu.

Ketegangan semakin meningkat belakangan ini atas kasus imigran legal di perbatasan kedua negara.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya