Berita

Menteri Luar Negeri Inggris Dominic Raab/Net

Dunia

Setahun Setelah Pilpres Belarusia yang Dianggap Curang, Inggris Beri Tamparan Sanksi Baru untuk Lukashenko

SELASA, 10 AGUSTUS 2021 | 05:50 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemerintah Inggris mengumumkan telah menjatuhkan sanksi baru untuk Belarusia. Dalam postingan situs webnya pada Senin (9/8), Inggris mengatakan menjatuhkan sanksi ekonomi, perdagangan dan penerbangan terhadap pemerintahan Presiden Aleksandr Lukashenko.

Menteri Luar Negeri Inggris Dominic Raab dalam pernyataannya mengatakan, bahwa sanksi diberikan untuk Belarusia karena tindakan yang merusak demokrasi dan pelanggaran hak asasi manusia selama proses pemilihan presiden 'yang curang' tepat satu tahun yang lalu.

"Sanksi ini menunjukkan bahwa Inggris tidak akan menerima tindakan Lukashenko sejak pemilihan yang curang. Produk industri milik negara Lukashenko tidak akan dijual di Inggris, dan perusahaan kedirgantaraan kami tidak akan menyentuh armada pesawat mewahnya," ujar Raab, seperti dikutip dari Reuters.


Selain memberikan sanksi ekspor kalium dan produk minyak bumi Belarusia, Inggris juga menjatuhkan sanksi untuk penerbangan, yaitu mencegah maskapai penerbangan Belarusia terbang atau mendarat di Inggris, serta larangan pemberian bantuan teknis untuk pesawat dari armada Belarusia.

Sanksi lainnya mencakup larangan penyediaan asuransi dan reasuransi kepada badan-badan negara Belarusia.

Pengusaha Rusia Mikhail Gutseriev juga menjadi salah satu individu yang dimasukkan ke dalam daftar sanksi karena hubungan baiknya dengan Lukashenko.

"Mikhail Gutseriev adalah pengusaha Rusia terkemuka yang merupakan salah satu investor swasta utama di Belarus dan rekan lama Lukashenko, yang bertanggung jawab atas pelanggaran serius hak asasi manusia di Belarus. Gutseriev telah memberikan dukungan untuk Pemerintah Belarus dan seriusnya pelanggaran hak asasi manusia dan penindasan masyarakat sipil dan oposisi demokratis, termasuk melalui penggunaan kepentingan bisnisnya," isi pernyataan Inggris.

Di saat yang sama Amerika juga menambah sanksi baru untuk Belarusia dalam sektor ekonomi dan olahraga.

Lukashenko telah membantah tuduhan 'tindakan yang merusak demokrasi dan pelanggaran hak asasi manusia selama proses pemilihan presiden tahun lalu'. Saat pertemuan Big Conversation with President, Senin (9/9) ia mengatakan aksi massa tahun pasca pilpres Belarusia tidak berlangsung damai dan telah direncanakan sebelumnya.

“Tindakan damai macam apa itu, kalau ada ledakan, petasan, dan lain-lain? Sangat mudah untuk melihat dari mana mereka datang. Apakah Anda akan mengatakan bahwa itu adalah respons terhadap 'kekerasan'? Tidak, mereka telah menyiapkannya sebelum bentrokan. Mereka membawa pisau, senjata, bahan peledak," cecar Lukashenko, seeprti dikutip dari kantor berita Belta.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

Menguji Klaim MBG Kunci Pertumbuhan Ekonomi Triwulan 1

Kamis, 07 Mei 2026 | 04:12

JK Disarankan Maafkan Ade Armando

Kamis, 07 Mei 2026 | 04:07

41,7 Persen Jemaah Haji Aceh Lansia

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:43

Bank Pelat Merah Cabang Joglo Dipolisikan

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:26

Empat Hakim Ad Hoc PHI PN Medan Disanksi Kode Etik

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:03

Presensi Ilegal 3.000 ASN Brebes Alarm Serius bagi Integritas Birokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:42

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

Digitalisasi Parkir Genjot Pendapatan Daerah

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:02

Ini Cerita Penumpang Selamat dari Bus ALS Terbakar di Sumsel

Kamis, 07 Mei 2026 | 01:31

Impor Blueray 90 Persen Tetap Jalur Merah

Kamis, 07 Mei 2026 | 01:28

Selengkapnya