Berita

Ilustrasi pemakaman pasien Covid-19 yang meninggal dunia/RMOLJakarta

Politik

Masa PPKM Level 4 Berakhir Hari Ini, Legislator PDIP: Meski Banyak Catatan Positif, Tingkat Kematian Masih Tinggi

SENIN, 09 AGUSTUS 2021 | 16:34 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 Jawa-Bali, masuk hari terakhir pada Senin ini (9/8). Hingga saat ini, pemerintah belum memutuskan nasib PPKM yang sebelumnya sudah diperpanjang pada 3 Agustus lalu.

Bagi anggota Komisi IX DPR RI Rahmad Handoyo, PPKM yang sudah diterapkan sejak awal Juli lalu, memberikan catatan positif pada penanganan pandemi Covid-19.

"Jujur harus diakui level 4 ini sudah cukup positif secara nasional atau beberapa wilayah sudah menurunkan BOR (bed occupancy rate) kita terutama di Jakarta dan sekitarnya, sudah mengalami penurunan," ujar Rahmad Handoyo kepada wartawan, Senin (9/8).


Kemudian juga, kata Rahmad, kasus konfirmasi positif juga mengalami penurunan secara nasional. Salah satunya, seperti terjadi di Jakarta yang menerapkan PPKM Level 4.

Tetapi, lanjut legislator PDI Perjuangan ini, menjadi catatan kritis pada sisi lainnya adalah tingkay kematian akibat Covid-19 yang masih sangat tinggi.

"Itu menjadi perhatian kita bersama. Masih di atas 1.000 bahkan 1.509-1.600 per hari," terangnya.

Soal PPKM masih perlu diperpanjang, Rahmad tidak bisa memastikan. Dia berharap, sejumlah catatan kritis diantara hasil positif PPKM tetap menjadi pertimbangan.

"Itu menjadi catatan kritis kita, pertimbangan kita untuk memutuskan diperpanjang atau tidak," pungkasnya.

Berdasarkan data yang dirilis Satuan Tugas Penanganan Covid-19 per hari ini, kasus meninggal tercatat bertambah 1.475 kasus. Sementara, kasus positif yang bertambah hari ini sebanyak 20.709 orang, atau lebih rendah dari tambahan kasus sembuh yang mencapai 44.959 orang.

Akibatnya, kasus aktif hari ini berkurang sebanyak 25.725 orang. Jika dilihat secara total, angkanya kini menjadi 448.508 orang.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya