Berita

Ilustrasi virus corona/Net

Dunia

Mutasi Baru Bermunculan, WHO akan Namai Varian Virus Corona dengan Rasi Bintang

MINGGU, 08 AGUSTUS 2021 | 08:59 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) akan menamai varian baru virus corona dengan rasi bintang ketika huruf alfabet Yunani habis terpakai.

Kepala Teknis WHO untuk Covid-19, Maria Van Kerkhove mengatakan pihaknya memperkirakan akan ada lebih banyak varian virus corona yang muncul sehingga 24 huruf alfabet Yunani kemungkinan tidak cukup untuk menamai mereka.

Pihaknya telah mempertimbangkan berbagai penamaan, termasuk menggunakan dewa dan dewi Yunani. Namun itu ditolak karena khawatir dengan kesulitan pengucapan.


"Kami mungkin akan kehabisan alfabet Yunani, tetapi kami sudah melihat rangkaian nama berikatnya. Kami sebenarnya sedang mempertimbangkan konstelasi bintang," ujarnya, seperti dikutip The Telegraph, Sabtu (7/8).

Van Kerkhove mengatakan, saat ini kelompok kerja evolulsi virus dan tim hukum WHO sedang memeriksa proposal penamaan itu untuk memastikan tidak menyinggung siapa pun.

Sejak akhir Mei, WHO memperkenalkan penamaan huruf alfabet Yunani untuk varian viruc corona. Sejauh ini sudah ada 11 mutasi yang diberi nama, termasuk empat di antaranya menjadi perhatian, yaitu Delta, Beta, Alfa, dan Gamma.

Kendati begitu, para ahli khawatir akan ada lebih banyak mutasi. Bahkan Van Kerkhove juga menyoroti kemungkinan mutasi virus yang dapat menghindari vaksin yang tersedia saat ini.

"Ini adalah ancaman nyata. Sangat mungkin ada mutasi yang akan menghindari tindakan pencegahan, dan itulah mengapa sangat penting tidak hanya mengandalkan vaksin," tekan Van Kerkhove.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya