Berita

Menteri Luar Negeri Inggris Dominic Raab/Net

Dunia

Inggris Tawarkan Perlindungan untuk Jurnalis Afghanistan

MINGGU, 08 AGUSTUS 2021 | 08:20 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Inggris akan menawarkan perlindungan kepada para jurnalis Afghanistan yang bekerja sama dengan media Inggris.

Menteri Luar Negeri Inggris Dominic Raab mengatakan pemerintah sedang mempertimbangkan perlindungan untuk para jurnalis Afghanistan di tengah meningkatnya kekerasan di negara itu.

"Di bawah skema yang ada, kami dapat mempertimbangkan kasus individu untuk relokasi secara luar biasa, di mana ada bukti mereka berada di bawah ancaman karena sifat keterlibatan mereka dengan Inggris," ujar Raab, seperti dikutip The Independent, Sabtu (7/8).


Raab mengatakan, lembaga media Afghanistan yang masih bertahanan, khususnya mereka yang masih hidup selama 20 tahun terakhir harus dilindungi.

"Wartawan (dan mereka yang mendukung mereka) dapat memenuhi syarat untuk mendapatkan dukungan kami, tergantung pada keadaan individu yang berlaku," tambahnya.

Sehari sebelumnya, Jumat (6/8), Taliban dilaporkan telah membunuh Kepala Pusat Media dan Informasi Pemerintah, Dawa Khan Menapal.

Pada awal pekan, 23 platform media Inggris mengirim surat bersama yang ditujukan kepada Raab dan Perdana Menteri Inggris Boris Johnson. Mereka mendesak pihak berwenang melindungi perwakilan media Afghanistan.

Kekerasan oleh Taliban di Afghanistan melonjak secara signifikan sejak pasukan asing, termasuk Inggris dan Amerika Serikat (AS) menarik pasukannya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya