Berita

Koordinator Masyarakat Anti-Korupsi Indonesia (MAKI), Boyamin Saiman/Net

Politik

MAKI akan Gugat Kejagung untuk Tuntaskan Kasus Pelindo II

JUMAT, 06 AGUSTUS 2021 | 17:29 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Masyarakat Anti-Korupsi Indonesia (MAKI) berjanji akan melakukan pra pradilan terhadap sejumlah kasus besar yang mangkrak di Kejaksaan Agung.

"Kita akan terus mengkritisi kasus-kasus besar yang mangkrak, tak terkecuali seperti korupsi pengadaan Quay Container Crane (QCC) oleh PT Pelindo II. Ini kan belum tuntas kok sudah tidak ada kabar," kata Koordinator MAKI Boyamin Saiman kepada wartawan, Jumat, 6 Agustus 2021.

Sikap kritis perlu digaungkan agar keberadaan kasus yang mangkrak bisa dituntaskan hingga ke akar-akarnya.


"Dulu getol mengumumkan, kok tiba-tiba tidak ada kabarnya. Ada apa sebenarnya, Kejagung harus membuka ke masyarakat agar tidak bertanya-tanya," jelasnya.

Selain itu, Boyamin juga mengingatkan kasus yang baru-baru ini ramai diperbincangkan sejumlah anggota DPR RI, seperti kasus impor emas melibatkan PT Aneka Tambang dengan dugaan kerugian negara hingga Rp 47,1 triliun.

"Kasus ini juga belum ada kejelasan sampai sekarang, kita akan mendorong dan menginvestigasi agar kasus ini terbongkar, sebab kalau saya lihat impor emas ini sudah berjalan sejak 2011," terang Boyamin.

Boyamin menegaskan, selama ini pihaknya sudah banyak membongkar dan melakukan  upaya-upaya yang dapat membuka kasus besar. Hal ini pula yang akan kembali dilakukan untuk benar-benar memastikan tidak ada kasus yang mangkrak.

"Lihat saja nanti, saya akan menginvestigasi dan membongkar kasus besar ini yang melibatkan banyak pihak, termasuk Dana Amin yang saat ini menjabat Dirut PT Antam," tandasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya