Berita

Presiden Joko Widodo membuka kegiatan "Pelatihan Penyuluh dan Petani” yang diselenggarakan Kementerian Pertanian RI/Ist

Politik

Buka Pelatihan Penyuluh dan Petani, Presiden Jokowi: Petani Indonesia Harus Kompetitif

JUMAT, 06 AGUSTUS 2021 | 14:05 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Presiden Joko Widodo secara resmi membuka kegiatan "Pelatihan Penyuluh dan Petani” yang diselenggarakan oleh Kementerian Pertanian (Kementan) di Bogor, Jawa Barat, Jumat (6/8).

Dalam sambutannya, presiden berharap pelatihan tersebut mampu meningkatkan daya saing produk pertanian Indonesia di pasar internasional.

“Persaingan antarproduk pertanian saat ini sudah lintas negara. Petani Indonesia harus kompetitif dalam segala hal, seperti keterampilan teknis, pemanfaatan teknologi, juga dalam model bisnis dan manajemennya," kata Presiden Joko Widodo.


Presiden mendorong agar pertanian menjadi sektor yang menguntungkan. Untuk itu, ia meminta petani tidak hanya hanya bergerak di hulu, melainkan menyasar hilirisasinya.

"Jangan berhenti di hulu saja, sampai di on farm saja, tapi juga budidaya pascapanen, packaging-nya, pengemasannya dan pemasarannya juga harus ditingkatkan," tekan Jokowi.

Guna mendukung hal tersebut, Jokowi menyinggung soal akses permodalan yang bisa dimanfaatkan oleh petani untuk mengembangkan budidaya pertanian mereka.

"Akses KUR dari perbankan harus dimanfaatkan dengan baik untuk meningkatkan produktivitas dan agribisnis," tandasnya.

Dalam kegiatan tersebut, turut hadir pula Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo; Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementan, Dedi Nursyamsi, serta beberapa lainnya. Presiden membuka acara melalui video yang diputar di lokasi.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya