Berita

Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi/Net

Dunia

Menlu Retno: Dunia Harus Bantu Negara Berkembang Produksi Vaksin Covid-19

JUMAT, 06 AGUSTUS 2021 | 13:59 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Di tengah ketimpangan yang besar terhadap akses vaksin Covid-19, negara-negara berkembang harus memiliki kemampuan produksi secara mandiri.

Dalam hal ini, dunia perlu membantu negara-negara berkembang untuk memperkuat infrastruktur esensial, pusat penelitian, jalur produksi, fasilitas cold storage, hingga sumber saya manusia.

Demikian yang disampaikan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dalam sambutannya pada konferensi internasional bertajuk "The First Meeting of the International Forum on Covid-19 Vaccine Cooperation" yang diselenggarakan secara virtual, Kamis (5/8).


"Kita harus mendorong solidaritas dan kerjasama internasional untuk mempercepat vaksinasi global, salah satunya melalui peningkatan kapasitas vaksin. Hal ini dapat dicapai salah satunya melalui diversifikasi produksi vaksin ke negara berkembang,” jelas Retno, seperti dikutip dalam keterangan Kementerian Luar Negeri.

Konferensi tersebut diikuti oleh Sekretaris Jenderal PBB (Perserikatan Bangsa Bangsa) Antonio Guterres, Direktur Jenderal WHO (Organisasi Kesehatan Dunia) Tedros Adhanom Ghebreyesus, serta perwakilan dari lebih 23 negara dan organisasi internasional.

Selain itu, sejumlah perusahaan vaksin dan lembaga riset vaksin juga turut menghadiri konferensi ini, seperti Sinopharm, Sinovac, Bio Farma dan Gamelaya Center Rusia.

Retno mengatakan, diperlukan kolaborasi internasional agar negara berkembang memiliki akses ke bahan baku, pembebasan hak kekayaan intelektual, transfer teknologi, termasuk vaksin mRNA serta skema pembiayaan yang sehat.

Konferensi menghasilkan Joint Statement of the International Forum on Covid-19 Vaccine Cooperation.

Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Dokter Tifa Buka Pintu Perawatan Imun untuk Jokowi

Jumat, 16 Januari 2026 | 18:06

Eggi dan Damai SP3, Roy Suryo dan Dokter Tifa Lanjut Terus

Jumat, 16 Januari 2026 | 17:45

Seskab Dikunjungi Bos Kadin, Bahas Program Quick Win hingga Kopdes Merah Putih

Jumat, 16 Januari 2026 | 17:35

Situasi Memanas di Iran, Selandia Baru Evakuasi Diplomat dan Tutup Kedutaan

Jumat, 16 Januari 2026 | 17:20

Melihat Net-zero Dari Kilang Minyak

Jumat, 16 Januari 2026 | 16:53

SP3 Untuk Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis Terbit Atas Nama Keadilan

Jumat, 16 Januari 2026 | 16:48

Kebakaran Hebat Melanda Pemukiman Kumuh Gangnam, 258 Warga Mengungsi

Jumat, 16 Januari 2026 | 16:13

Musda Digelar di 6 Provinsi, Jawa Barat Tuan Rumah Rakornas KNPI

Jumat, 16 Januari 2026 | 16:12

Heri Sudarmanto Gunakan Rekening Kerabat Tampung Rp12 Miliar Uang Pemerasan

Jumat, 16 Januari 2026 | 15:33

Ruang Sunyi, Rundingkan Masa Depan Dunia

Jumat, 16 Januari 2026 | 15:17

Selengkapnya