Berita

Presiden Iran Ebrahim Raisi/Net

Dunia

Sehari Dilantik, Presiden Raisi Terima Pesan dari AS: Segera Lanjutkan Negosiasi Kesepakatan Nuklir

JUMAT, 06 AGUSTUS 2021 | 10:42 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Amerika Serikat (AS) mendesak Presiden baru Iran, Ebrahim Raisi untuk kembali ke negosiasi kesepakatan nuklir yang saat ini terhenti.

Jurubicara Departemen Luar Negeri AS Ned Price memperingatkan, proses negosiasi untuk menghidupkan kembali kesepakatan nuklir yang sudah berlangsung sejak April di Wina, Austria tidak dapat berlangsung tanpa batas.

"Pesan kami kepada Presiden Raisi sama dengan pesan kami kepada para pendahulunya... Kami mendesak Iran untuk segera kembali ke negosiasi sehingga kami dapat berusaha untuk menyelesaikan pekerjaan," ujar Price, seperti dimuat Reuters, Jumat (6/8).


Price menegakan, Washington akan membela dan memajukan kepentingan nasional dan sekutu-sekutu. Untuk itu, Iran harus mengedepankan solusi diplomatik.

Sementara itu, Sekretaris Pers Gedung Putih Jen Psaki mengatakan, Presiden Joe Biden masih menunggu untuk melihat kelanjutan negosiasi di bawah pemerintahan Raisi.

Raisi sendiri telah dilantik sebagai presiden Iran pada Kamis (5/8), menggantikan Hassan Rouhani. Dalam pidato pelantikannya, ia berjanji untuk mengakhiri sanksi AS terhadap Iran.

Sejak AS di bawah pemerintahan Donald Trump menarik diri dari kesepakatan nuklir Joint Comprehensive Plan of Action (JCPOA) pada Mei 2018, Iran secara bertahap mengurangi kepatuhannya. Itu terjadi ketika Trump memberlakukan banyak sanksi kepada Teheran.

Setelah Biden dilantik, AS berupaya untuk kembali ke JCPOA. Saat ini perundingan secara tidak langsung dengan pemerintahan Biden tengah dilakukan.

Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Dokter Tifa Buka Pintu Perawatan Imun untuk Jokowi

Jumat, 16 Januari 2026 | 18:06

Eggi dan Damai SP3, Roy Suryo dan Dokter Tifa Lanjut Terus

Jumat, 16 Januari 2026 | 17:45

Seskab Dikunjungi Bos Kadin, Bahas Program Quick Win hingga Kopdes Merah Putih

Jumat, 16 Januari 2026 | 17:35

Situasi Memanas di Iran, Selandia Baru Evakuasi Diplomat dan Tutup Kedutaan

Jumat, 16 Januari 2026 | 17:20

Melihat Net-zero Dari Kilang Minyak

Jumat, 16 Januari 2026 | 16:53

SP3 Untuk Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis Terbit Atas Nama Keadilan

Jumat, 16 Januari 2026 | 16:48

Kebakaran Hebat Melanda Pemukiman Kumuh Gangnam, 258 Warga Mengungsi

Jumat, 16 Januari 2026 | 16:13

Musda Digelar di 6 Provinsi, Jawa Barat Tuan Rumah Rakornas KNPI

Jumat, 16 Januari 2026 | 16:12

Heri Sudarmanto Gunakan Rekening Kerabat Tampung Rp12 Miliar Uang Pemerasan

Jumat, 16 Januari 2026 | 15:33

Ruang Sunyi, Rundingkan Masa Depan Dunia

Jumat, 16 Januari 2026 | 15:17

Selengkapnya