Berita

Baliho raksasa Puan Maharani kini banyak ditemui di sejumlah daerah di tanah air/Net

Politik

Baliho Puan Mulai Bertebaran, Arteria Dahlan: Tak Ada Kaitan dengan Pilpres 2024

JUMAT, 06 AGUSTUS 2021 | 03:20 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Maraknya baliho berukuran besar bergambar Ketua DPP PDI Perjuangan, Puan Maharani, di banyak daerah banyak dikritik masyarakat. Puan dianggap sudah curi start untuk maju dalam perhelatan Pemilihan Presiden 2024.

Namun hal ini dibantah tegas oleh politikus PDIP, Arteria Dahlan. Menurutnya, pemasangan baliho Puan adalah untuk memicu semangat juang seluruh kader PDIP di daerah.

"Saya ingin meluruskan opini yang berkembang, pemasangan baliho maupun billboard itu tidak ada kaitannya sama sekali dengan Pemilu Presiden 2024. Saya pribadi enggak bangga aja punya pemimpin, anak muda dan perempuan pula. Memastikan di negeri ini siapapun bisa asal punya kompetensi, semangat juang dan kerja keras," terang Arteria dalam keterangannya, Kamis (5/8).


Lebih jauh, legislator asal Dapil Jatim VI itu menilai baliho atau bilboard Puan merupakan penambah semangat juang kader. Khususnya untuk mengingatkan kerja keras tim pemenangan yang telah sukses mengantarkan dirinya dan Puan ke DPR RI.

"Mereka sangat bangga sekali, terlebih Mbak Puan itu kan cucu biologis dan idelogis Bung Karno, juga anak biologis dan ideologis Ibu Megawati Soekarnoputri. Pastinya Billboard ini menjadi pelecut semangat Tim Pemenangan, agar dapat semakin giat dan mendekatkan jiwa raganya kepada rakyat," jelasnya.

Jadi, ditegaskan Arteria, pemasangan billboard Puan di sejumlah daerah itu lebih bersifat internal.

"Kalau diperluas seyogyanya dimaknai terkait dengan posisi beliau sebagai Ketua DPR, bukan yang lain. Apalagi terkait dengan pemilu presiden," imbuhnya.

Karena, menurut Arteria, kalau di PDIP, semua patuh dan tegak lurus dengan konstitusi partai yang telah memberikan kewenangan penuh kepada Ketua Umum untuk memutuskan siapa yang akan dicalonkan.

"Tugas kami mengawal, mengamankan, dan memastikan siapapun yang dicalonkan untuk menang dalam pemilu 2024," tuntasnya.

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

UPDATE

Bahaya Framing, Publik Jangan Mudah Diadu Domba di Kasus Andrie Yunus

Selasa, 24 Maret 2026 | 19:36

Memahami Trust: Energi yang Hilang

Selasa, 24 Maret 2026 | 19:22

Kapolri Imbau Masyarakat Manfaatkan WFA Jelang Puncak Arus Balik Mudik

Selasa, 24 Maret 2026 | 19:19

Penjualan Tiket KA Jarak Jauh Tembus 101 Persen Saat Libur Lebaran

Selasa, 24 Maret 2026 | 18:45

Polri: Arus Balik Mudik ke Jakarta Meningkat hingga 73 Persen

Selasa, 24 Maret 2026 | 18:29

Badko HMI Jabar Diteror Usai Bahas Aktor Intelektual Kasus Andrie Yunus

Selasa, 24 Maret 2026 | 17:51

Hari ke-12 Operasi Ketupat: Jumlah Kecelakaan 198, Meninggal 18

Selasa, 24 Maret 2026 | 17:01

Mengapa Harga iPhone 15 Tiba-Tiba Melambung Naik Jutaan Rupiah?

Selasa, 24 Maret 2026 | 16:46

Kembali ke KPK, Yaqut: Alhamdulillah Bisa Sungkem

Selasa, 24 Maret 2026 | 16:28

Apa Itu Post Holiday Syndrome Usai Lebaran 2026? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Selasa, 24 Maret 2026 | 16:18

Selengkapnya