Berita

Mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump/Net

Dunia

Survei: Mayoritas Orang Amerika Tak Rela Trump Nyapres Lagi

KAMIS, 05 AGUSTUS 2021 | 09:55 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump tampaknya harus mengurungkan niatnya jika memang berencana untuk mencalonkan diri kembali dalam pilpres 2024. Lantaran mayoritas orang Amerika tidak menyetujui langkah tersebut.

Hal itu dibuktikan dalam sebuah survei yang dilakukan oleh Quinnipiac University terhadap 1.290 orang dewan AS secara nasional dari 27 Juli hingga 2 Agustus. Margin of error adalah plus atau minus 2,7 poin persentase.

Survei itu menemukan, 60 persen responden mengatakan akan buruk bagi Amerika jika Trump mencalonkan diri sebagai presiden pada 2024. Sementara 32 persen lainnya mengatakan langkah tersebut akan baik.


Sebanyak 49 persen responden juga meyakini Trump akan mencalonkan diri lagi pada 2024, dan 39 persen pesimis, sedangkan 12 persen tidak memiliki penilaian apapun.

Dikutip dari The Hill pada Kamis (5/8), Trump sudah menarik-ulur rencananya untuk kembali mencalonkan diri sebagai presiden.

Bulan lalu, ia mengatakan telah memutuskan untuk mencalonkan diri lagi. Namun hingga saat ini belum ada kepastian apa pun.

Saat ini Trump disibukkan dengan kampanye pemilu 2022, di mana ia sangat selektif mencari sosok yang akan didukungnya dalam Partai Republik.

Dukungan dari sang mantan presiden dianggap sebagai sebuah kemenangan tersendiri bagi calon legislatif dari Partai Republik, meski sejauh ini belum diketahui sejauh mana dukungan Trump mempengaruhi suara.

Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Modal Asing Keluar Rp7,71 Triliun, BI Catat Tekanan di SBN pada Pertengahan Januari 2026

Jumat, 16 Januari 2026 | 08:05

Dolar AS Menguat ke Level Tertinggi Enam Pekan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:56

Kejauhan Mengaitkan Isu Ijazah Jokowi dengan SBY–AHY

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:48

RUU Perampasan Aset Jangan Jadi Alat Menyandera Lawan Politik

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:40

Jenazah 32 Tentara Kuba Korban Serangan AS di Venezuela Dipulangkan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:33

Bursa Eropa: Efek Demam AI Sektor Teknologi Capai Level Tertinggi

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:16

Emas Tak Lagi Memanas, Tertekan Data Tenaga Kerja AS dan Sikap Moderat Trump

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:06

Wajah Ideal Desa 2045

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:50

TPU Tegal Alur Tak Tersangkut Lahan Bersengketa

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:23

Kemenkes Siapkan Rp1,2 Triliun untuk Robotik Medis

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:04

Selengkapnya