Berita

Pertemuan para petinggi Taliban dengan Menteri Luar Negeri China Wang Yi/Net

Dunia

Usai Kunjungi China, Taliban Makin Berulah di Afghanistan

RABU, 04 AGUSTUS 2021 | 21:44 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Kunjungan para pemimpin Taliban ke China pada pekan lalu diharapkan banyak pihak sebagai upaya mencapai perdamaian di Afghanistan. Namun sebaliknya, setelah kunjungan tersebut Taliban seakan semakin meningkatkan serangannya.

Belum sepekan setelah bertemu Menteri Luar Negeri China Wang Yi pada Rabu (28/7), Taliban mengklaim menjadi dalang di balik ledakan bom mobil di dekat kediaman Menteri Pertahanan Afghanistan Jenderal Bismillah Khan Mohammadi di Kabul.

Serangan yang terjadi pada Selasa (3/8) itu dilaporkan menyebabkan delapan orang meninggal dunia dan 20 orang terluka. Sementara Mohammadi dan keluarganya tidak terluka.


Pada malam harinya, terjadi beberapa ledakan dan tembakan sporadis di sekitar kediaman menhan.

Taliban kemudian memperingatkan akan ada lebih banyak serangan terhadap pejabat pemerintah Afghanistan.

Serangan Taliban di Afghanistan telah meningkat sejak Amerika Serikat (AS) dan sekutu-sekutunya mulai menarik pasukan mereka pada Mei, yang akan selesai pada bulan ini.

Taliban mengklaim telah mengusai lebih dari 85 persen wilayah Afghanistan, dengan 90 persen wilayah perbatasan. Sementara pemerintah Afghanistan membantahnya.

Dalam kunjungan pejabat tinggi Taliban ke China, Menlu Wang Yi mengakui kedaulatan Taliban. Beijing juga berjanji akan membantu Taliban untuk memulai proses perdamaian hingga rekonstruksi setelah konflik.

"Taliban di Afghanistan adalah kekuatan militer dan politik yang penting di negara itu, dan (China) akan memainkan peran penting dalam proses perdamaian, rekonsiliasi, dan rekonstruksi di sana," ujar Wang Yi.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Fenomena Embun Upas Dieng Muncul Lagi, Ini Perkiraan Waktu Puncaknya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:13

Pidato Bahlil di Depan Prabowo: Kekuasaan Itu Harus Direbut!

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Kejagung Pelajari Pengajuan Justice Collaborator Sony Sonjaya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Ranking FIFA Indonesia Naik Lagi Usai Kalahkan Mozambik 1-0, Kini di Posisi 118 Dunia

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:57

Prabowo Dorong HIPMI Cetak Pengusaha Patriotik yang Peduli Rakyat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:51

Bupati Muara Enim Suap ASN BPK untuk Tutup Temuan Audit

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:41

Kelas Menengah Paling Terdampak Kenaikan Pertamax

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Bedah Rumah Warga, Wujud Nyata Pemasyarakatan Berdampak untuk Masyarakat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Prabowo Sering ke Luar Negeri karena Indonesia Disukai Banyak Negara

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:11

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Selengkapnya