Berita

Gubernur New York Andrew Cuomo/Net

Dunia

Terbukti Lakukan Pelecehan Seksual, Gubernur New York Didesak Mundur Oleh Biden

RABU, 04 AGUSTUS 2021 | 12:17 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden akhirnya mendesak Gubenur New York Andrew Cuomo, yang terjerat skandal pelecehan seksual, untuk mengundurkan diri.

Hingga Selasa (3/8), Cuomo bersikeras untuk tidak akan mengundurkan diri setelah membantah berbagai tuduhan terkait pelecehan seksual pada beberapa wanita.

Namun pada hari yang sama, Biden menuntut Cuomo untuk mundur, khususnya setelah Jaksa Agung New York Letitia James membeberkan berbagai bukti seputar kasus pelecehan seksual sang gubernur.


"Saya pikir dia harus mengundurkan diri. Saya mengerti bahwa legislatif negara bagian mungkin memutuskan untuk memakzulkan (Cuomo), saya tidak tahu pasti," ujar Biden, seperti dikutip Sputnik.

Pada Maret, Biden menegaskan akan mendorong pengunduran diri Cuomo jika penyelidikan Jaksa Agung New York mengonfirmasi tindakan pelecehan seksual yang dilakukan Cuimo terhadap penggugat.

Baru-baru ini, Jaksa Agung Letitia James mempublikasikan laporan bahwa Cuomo telah melakukan pelecehan seksual, meliputi meraba-raba, memeluk, mencium, dan melontarkan komentar tidak pantas kepada sejumlah wanita.

"Saya pikir dia (Cuomo) akan diadili juga," tambah Biden.

Cuomo sendiri membantah tuduhan tersebut. Ia berdalih tidak pernah menyentuh siapa pun secara tidak pantas.

Selain Biden, Ketua DPR AS Nancy Pelosi juga mendesak pengunduran diri Cuomo. Ia juga memuji wanita-wanita yang berani mengungkap kebenaran.

"Sangat jelas bagi saya bahwa Gubernur telah kehilangan kepercayaan dari mayoritas Majelis Demokrat dan bahwa dia tidak dapat lagi menjabat," ujar Ketua Majelis New York Carl Heastief.

Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Modal Asing Keluar Rp7,71 Triliun, BI Catat Tekanan di SBN pada Pertengahan Januari 2026

Jumat, 16 Januari 2026 | 08:05

Dolar AS Menguat ke Level Tertinggi Enam Pekan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:56

Kejauhan Mengaitkan Isu Ijazah Jokowi dengan SBY–AHY

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:48

RUU Perampasan Aset Jangan Jadi Alat Menyandera Lawan Politik

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:40

Jenazah 32 Tentara Kuba Korban Serangan AS di Venezuela Dipulangkan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:33

Bursa Eropa: Efek Demam AI Sektor Teknologi Capai Level Tertinggi

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:16

Emas Tak Lagi Memanas, Tertekan Data Tenaga Kerja AS dan Sikap Moderat Trump

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:06

Wajah Ideal Desa 2045

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:50

TPU Tegal Alur Tak Tersangkut Lahan Bersengketa

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:23

Kemenkes Siapkan Rp1,2 Triliun untuk Robotik Medis

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:04

Selengkapnya