Berita

Slide paparan hasil survei Indostrategic menempatkan Prabowo masih yang teratas/Repro

Politik

Survei Indostrategic Prabowo Subianto Terpopuler, Dipepet Ketat Sandiaga Uno dan Anies Baswedan

SELASA, 03 AGUSTUS 2021 | 16:52 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Nama Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto masih bertengger menempati posisi puncak survei nasional dari 10 nama tokoh calon presiden (Capres) 2024 dari sisi popularitas dan likeabilitas.

Hal itu sebagaimana terpotret dalam rilis survei Indostrategic bertema "Mengukur Elektabilitas Capres Potensial, Partai Politik dan Aspirasi Perubahan Sistem Pemilu 2024".

"Dari sejumlah tokoh yang ada, terdapat 10 nama yang memuncaki survei dari sisi popularitas dan likeabilitas. Pertama adalah Prabowo Subianto," ujar Direktur Eksekutif Indostrategic, Ahmad Khairul Umam saat memaparkan hasil surveinya, Selasa (3/8).


Sementara itu, nama Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Sandiaga Uno menempati posisi kedua disusul Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan diposisi ketiga.

"Kedua ada Sandiaga Uno, dan urutan ketiga ada Anies Baswedan," tutunya.

Selanjutnya, nama Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menempati posisi keempat dan kelima ada Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Disusul Ketua DPR RI Puan Maharani pada urutan keenam dan Menkeu Sri Mulyani ketujuh lalu Gubenur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di posisi ke delapan.

"Kemudian selanjutnya ada Bu Tri Rismaharini, dan Pak Surya Paloh di posisi kesepuluh," tutupnya.

Survei Indostrategic ini menggunakan metode Multi-Stage Random Sampling yang melibatkan jumlah sampel 2400 orang responden di 34 provinsi.

Survei digelar sejak tanggal 23 Maret-1 Juni 2021 dengan tetap berusaha mengedepankan protokol kesehatan selama masa pandemi Covid-19, survei ini dilakukan melalui pendekatan face to face interview.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Diburu Kolektor, BI Cetak Lagi Rupiah Tanda Tangan Purbaya

Jumat, 25 September 2026 | 00:17

DPRD DKI: Perkuat Fungsi Edukasi dan Kebudayaan di TIM

Jumat, 25 September 2026 | 00:04

Pelunasan BLBI Jadi Tonggak Penyelesaian Krisis 1997-1998

Kamis, 24 September 2026 | 23:37

Tim Hukum: Tak Ada Saksi Sebut Heri Susanto Terima Suap

Kamis, 24 September 2026 | 23:19

Sufmi Dasco akan Kukuhkan Pengurus APKLI Merah Putih

Kamis, 24 September 2026 | 23:00

Tagihan Cicilan Kopdes Merah Putih Rp37,7 Triliun Jatuh Tempo Besok

Kamis, 24 September 2026 | 22:59

Warisan Kwik Kian Gie untuk Indonesia

Kamis, 24 September 2026 | 22:48

DPR Minta Basarnas Lanjutkan Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Kamis, 24 September 2026 | 22:26

Tokoh Adat Papua Kecam Penembakan Tiga Warga Sipil di Muliama

Kamis, 24 September 2026 | 22:23

Menko Yusril Pastikan Media Bebas Meliput di Lapas Cibinong

Kamis, 24 September 2026 | 22:11

Selengkapnya