Berita

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, dan Ristek, Nadiem Makarim/Net

Politik

Masih Memantau, KPK akan Usut Proyek Laptop Kemendikbud Ristek jika Ada Aduan

SELASA, 03 AGUSTUS 2021 | 11:00 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Pengadaan laptop yang dilakukan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) harus dilakukan secara transparan dan akuntabel.

Hal itu disampaikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Ali Fikri yang memastikan bahwa aparat penegak hukum akan melakukan pengawasan terkait setiap penggunaan uang negara.

"KPK mengingatkan pelaksana kegiatan dimaksud agar dilakukan secara transparan dan akuntabel. Pelaksanaan kegiatan harus dipastikan dilakukan sesuai mekanisme dan aturan-aturan pengadaan yang berlaku," ujar Plt Jubir KPK, Ali Fikri kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (3/8).


KPK juga membuka ruang kepada pihak-pihak yang mengendus adanya indikasi praktik rasuah dalam kegiatan pengadaan laptop Kemendikbud Ristek untuk melapor.

"Penanganan perkara oleh KPK tentu diawali dengan adanya laporan masyarakat yang kemudian dilakukan verifikasi dan analisa data," pungkas Ali.

Kemendikbud Ristek di bawah kepemimpinan Nadiem Makarim belakangan sedang gencar menggarap proyek laptop merah putih dengan menggaet tiga universitas, yakni Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Gadjah Mada (UGM), dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS).

Selain itu, juga ada pengadaan laptop pelajar yang diperuntukkan penggunaan sekolah SD, SMP, dan SMA dengan target tuntas hingga tahun 2024. Dalam proyek ini, Mendikbud Nadiem mengalokasikan dana sebesar Rp 2,4 triliun dalam pengadaan 240 ribu laptop untuk sekolah.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya