Berita

Warga Jepang mendorong aturan tetap tinggal di rumah untuk menghentikan penyebaran Covid-19/Net

Dunia

Jepang Gunakan Sanksi Sosial, Pelanggar Prokes Covid-19 Siap-siap Dipermalukan

SELASA, 03 AGUSTUS 2021 | 09:34 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Jepang mempersiapkan sanksi sosial untuk mereka yang tidak mematuhi protokol kesehatan selama pembatasan Covid-19.

Pemerintah dilaporkan akan membuka identitas pelanggar, termasuk nama mereka. Dengan begitu, diharapkan mereka akan malu dan jera atas tindakannya.

Langkah ini ternyata sudah dimulai sejak Senin malam (2/8). Kementerian Kesehatan merilis nama tiga orang yang melanggar aturan karantina setelah kembali dari luar negeri.


Tiga orang tersebut merupakan warga negara Jepang. Mereka disebut telah menghindari kontak dengan pihak berwenang setelah kembali dari luar negeri.

Meski hanya nama yang dipublikasikan, namun setelah pengumuman tersebut, para pengguna Twitter di Jepang berspekulasi mengenai para pelanggar. Warganet berusaha mencari tahu pekerjaan hingga alamat para pelanggar.

Berdasarkan aturan di Jepang, semua pelancong yang pulang dari luar negeri, termasuk warganya sendiri, diwajibkan melakukan karantina mandiri selama dua pekan.

Selama karantina, mereka harus menggunakan aplikasi ponsel pelacak dan melaporkan kondisi kesehatan kepada pihak berwenang.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya