Berita

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin/Repro

Politik

Berjanji Lagi, Menkes akan Ikuti Arahan Presiden Tingkatkan Testing 400 Ribu per Hari

SENIN, 02 AGUSTUS 2021 | 17:55 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Janji meningkatkan angka testing Covid-19 kembali diutarakan Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin.

pada awal Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat pada 3 Juli lalu, Budi berjanji bakal meningkatkan angka testing higga 4 kali lipat.

Ia berpatokan, sebelum masa PPKM Darurat pemerintah hanya memeriksa 100 ribu orang dalam sehari. Sehingga dia berjanji akan menggenjot pemeriksaan Covid-19 hingga 400 ribu tes per hari.


Hingga masa PPKM Level 4 akan berakhir hari ini, ternyata target 400 ribu testing per hari tak juga direalisasi Kementerian Kesehatan.

Per Senin ini, jumlah pemeriksaan berada di angka 106.785 orang dengan spesimen yang diperiksa sebanyak 151.216 sampel.

Pada hari biasa, rata-rata jumlah pemeriksaan berada dikisaran 180 ribu hingga 200 ribu orang, dnegan jumlah sepesimen diperiksa 200 ribu hingga 270 ribu.

Dalam jumpa pers usai Rapat Terbatas (Ratas) bersama Presiden Joko Widodo hari ini, Budi kembali berjanji akan menggenjot cakupan testing Covid-19 hingga 40 ribu.

"Kami akan terus tingkatkan testing ini. Arahan Bapak Presiden (Joko Widodo) dan Pak Menko terus ditingkatkan, kalau perlu samai 300-400 ribu secara bertahap," ujar Budi dikutip melalui siaran kanal Youtube Sekretariat Presiden, Senin (2/8).

Menurut mantan Wakil Menteri BUMN ini, komitmennya untuk meningkatkan testing juga karena melihat hal tersebut merupakan bagian terpenting dari penanganan Covid-19.

"Supaya kita tau kondisinya seperti apa, supaya kita bisa segera menangani kalau sudah ada yang kena kita bisa isolasi supaya tidak menular," tandasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya