Berita

Ketua DPP PKS yang juga duduk sebagai Anggota Komisi II DPR RI, Mardani Ali Sera/Net

Politik

Geram Bantuan Rp 2 Triliun Akidi Tio Ternyata Prank, Mardani: Memalukan dan Harus Diusut Tuntas!

SENIN, 02 AGUSTUS 2021 | 16:44 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Bantuan Rp 2 Triliun untuk warga Indonesia yang dilanda Covid-19 dari Konglomerat asal Sumatera Selatan, Akidi Tio, ternyata hanya kejahilan atau sebuah prank belaka.

Banyak pihak geram mendengar kebenaran tersebut yang diungkap pihak Polda Sumatera Selatan. Salah satu orang yang kecewa dengan Akidi Tio ialah Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera.

Dia menilai, Akidi Tio telah membohongi seluruh rakyat Indonesia, terkhusus warga Sumatera Selatan terkait dana hibah Rp 2 triliun untuk penanganan pandemi Covid-19.


Atas kasus ini, anak Akidi Tio, Heriyanti ditetapkan tersangka oleh Mapolda Sumsel lantaran telah melakukan kebohongan publik perihal dana hibah keluarga Akidi Tio.

"Jangan salahkan orang lain. Akan selalu ada orang seperti itu. Aparat yang harus introspeksi," ucap Mardani kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (2/8).

Anggota Komisi II DPR RI ini meminta penegak hukum untuk melakukan proses lebih lanjut terkait dugaan penipuan yang dilakukan keluarga Akidi Tio.

"Semua ada prosesnya. Jangan lagi ada ruang untuk tidak mengutamakan proses," tegasnya.

Mardani mengaku menyesali perbuatan yang dilakukan keluarga Akidi Tio tersebut, lantaran saat ini banyak masyarakat yang mengharapkan bantuan dari seorang dermawan namun malah terjerumus dalam prank.

"Memalukan. Semua harus diusut dan diberi peringatan," tandasnya.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya