Berita

Analis politik dari Exposit Strategic, Arif Susanto/RMOL

Politik

Analis: Baliho Capres seperti Wabah yang Menular dari Satu Tokoh ke Tokoh Lain

SENIN, 02 AGUSTUS 2021 | 15:43 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Baliho dan poster bergambar politisi yang bertebaran di sejumlah daerah di Indonesia diibaratkan seperti wabah.

Meski di tengah pandemi Covid-19, para politisi tetap menebar baliho bernuansa Pilpres 2024. Bahkan kian hari kian menjamur karena turut diikuti politisi lain.

"Baliho dipandang sebagai wabah. Pertama, karena ini ada kecenderungan gejala yang menular, bukan hanya dari satu ke lain tokoh, tapi juga dari satu kota ke lain kota," kata analis politik dari Exposit Strategic, Arif Susanto dalam webinar Gerakan Indonesia Adil dan Demokratis (GIAD) bertajuk 'Wabah Baliho Capres Di Tengah Pandemi', Senin (2/8).


Meski begitu, Arif menyebut gejala pemasangan baliho menjelang momentum politik sebetulnya sudah terjadi sejak lama. Paling tidak, pada tahun 2019 Presiden Joko Widodo (Jokowi) sendiri pernah mendorong para politisi untuk memasang hal serupa.

"Dan sekarang terjadi kembali. Sebenarnya ini bukan gejala baru, ini gejala lama dan menular," demikian Arif

Belakangan, di sejumlah daerah sudah mulai bertebaran baliho elite politik yang disinyalir akan bertarung di Pilpres 2024. Salah satunya Ketua DPP PDIP, Puan Maharani yang semnpat mengalami tindakan vandalisme di Jawa Timur.

Selain Arif, narasumber lain dalam webinar tersebut yakni Direktur Eksekutif Lingkar Madani (LIMA) Indonesia , Ray Rangkuti; aktivis JPPR, Alwa Ola Riantobi; analis politik dari DEEP, Yusfitriadi; aktifis KIPP, Kaka Suminta; dan dimoderatori oleh Direktur Formappi, Lucius Karus.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Buyback Emas Antam Meroket Rp55.000, Satu Gram Dibanderol Rp2,45 Juta

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:57

Harga Minyak Dunia Merosot Imbas Keputusan Trump

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:56

IHSG Terbang 1,6 Persen Menuju 6.000, Rupiah Ikut Menguat

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:44

PKS: Koalisi Prabowo Akan Tetap Konstruktif Jaga Persatuan Bangsa

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:40

Pengusaha Heri Black Dicecar KPK soal Kontainer Berisi Sparepart di Pelabuhan Tanjung Emas

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:29

10 Kader Ramaikan Bursa Caketum PB SEMMI di Kongres IX Banten

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:17

Berkas Lengkap, Mantan Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:08

Korea Pimpin Reli Bursa Asia

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:54

Galeri 24 Dorong Literasi Investasi Emas Masyarakat di Jakarta Fair 2026

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:47

Manfaatkan Program Nikah Massal dan One Stop Nikah Solution dari Kemenag, Daftar Sekarang!

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:43

Selengkapnya