Berita

Kapal tanker Mercer Street/Net

Dunia

Iran Bantah Tudingan Israel jadi Dalang Serangan Kapal Tanker Mercer Street

SENIN, 02 AGUSTUS 2021 | 10:31 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Iran membantah tuduhan Amerika Serikat (AS), Israel, dan Inggris yang menyatakan bahwa Teheran adalah dalang di balik serangan kapal di lepas pantai Oman.

Kapal tanker minyak berbendera Liberia, Mercer Street, yang dikelola oleh perusahaan milik miliarder Israel, Eyal Ofer, dilaporkan telah diserang di timur laut pulau Masirah, Oman, pada Kamis malam (29/7).

Serangan pesawat tak berawak itu menewaskan seorang warga Rumania dan Inggris yang merupakan awak kapal.  


Setelah serangan itu, kapal Angkatan Laut AS mengawal Mercer Street saat menuju ke pelabuhan yang aman.

Sejauh ini, AS, Israel, dan Inggris berusaha menyalahkan Iran atas insiden tersebut. Tetapi jurubicara Kementerian Luar Negeri Iran, Saeed Khatibzadeh dengan tegas membantahnya selama konferensi pers pada Minggu (1/8).

Khatibzadeh mengatakan, ini bukan bertama kalinya Israel membuat klaim yang menyalahkan Iran. Untuk itu, ia menegaskan Iran akan mempertahankan keamanan nasionalnya.

"Ke mana pun rezim ini pergi, ia membawa ketidakamanan, teror, dan kekerasan dengan sendirinya. Mereka yang bertanggung jawab (atas serangan ini) adalah orang-orang yang membiarkan rezim Israel menginjakkan kaki di wilayah ini," ujarnya, seperti dikutip Al Jazeera.

"Siapa yang menabur angin kan menuai badai," tambahnya.

Pejabat Israel, termasuk Perdana Menteri Naftali Bennett, menuding Iran yang berada di balik serangan itu. Ia mengatakan memiliki bukti intelijen atas klaimnya, namun bukti tersebut belum ditunjukkan.

"Saya baru saja mendengar bahwa Iran, dengan cara yang pengecut, mencoba untuk mengelak dari tanggung jawab atas peristiwa tersebut. Mereka menyangkal hal ini. Saya menentukan, dengan kepastian mutlak: Iran melakukan serangan terhadap kapal itu, ”kata Bennett pada rapat kabinet pada Minggu.

Pada hari yang sama, Menteri Luar Negeri AS Anthony Blinken mengatakan ia yakin Iran melakukan serangan menggunakan drone bersenjata.

"Tidak ada pembenaran untuk serangan ini, yang mengikuti pola serangan dan perilaku agresif lainnya," tudingnya.

Dalam sebuah pernyataan, Menteri Luar Negeri Inggris Dominic Raab mengatakan "sangat mungkin" Iran menyerang kapal tanker di perairan internasional dengan satu atau lebih drone.

"Kami percaya serangan ini disengaja, ditargetkan dan jelas merupakan pelanggaran hukum internasional oleh Iran. Iran harus menghentikan serangan semacam itu, dan kapal harus diizinkan untuk bernavigasi secara bebas sesuai dengan hukum internasional," jelasnya.

Insiden yang melibatkan Mercer Street itu terjadi beberapa hari sebelum Ebrahim Raisi dijadwalkan dilantik sebagai presiden kedelapan Iran pada Kamis (5/8).

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Ini Pesan SBY untuk Pemerintahan Prabowo soal Langkah Stabilisasi Ekonomi

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:45

Pengusaha Perikanan jadi Tersangka Kasus Alih Fungsi Lahan di Batang

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:19

Atlet Terbaik Taekwondo Asia Siap Tampil di Jakarta pada Agustus Mendatang

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:55

SBY: Masih Tersedia Opsi dan Solusi dari Otoritas Moneter dan Fiskal Kita

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:31

Reformasi MBG dan Menjaga Asa Prabowo

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:02

Program MBG Jangan Dihancurkan Gegara Tata Kelola Bermasalah

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:42

Danantara Perkuat Fokus Bisnis Telkom Lewat Pemangkasan Anak Usaha

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:21

Said Didu soal Kasus BGN: Prabowo Betul-betul Dikhianati

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:07

Kapuspen TNI: Media Miliki Peran Strategis Mencerdaskan Bangsa

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:50

DPD Minta Dapur MBG yang Sudah Berjalan Jangan Diputus Mendadak

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:30

Selengkapnya