Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Pakar: Kembaran Virus Corona Kemungkinan Sudah Ditemukan Ilmuwan China Sejak 2013

SENIN, 02 AGUSTUS 2021 | 08:49 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Virus yang sangat mirip dengan virus corona baru atau SARS-CoV-2 yang menyebabkan Covid-19 kemungkinan sudah ada di China sejak 2013.

Pakar panyakit menular Rumah Sakit Universitas Jenewa, Didier Pittet mengungkap, pada tahun 2013, spelologists China menemukan virus yang 96 persen mirip dengan SARS-CoV-2 ketika menjelajahi gua-gua yang terletak 1.100 km dari Wuhan.

Ketika itu virus tersebut dapat menular antarmanusia. Namun tidak jelas laboratorium mana yang berhasil mengidentifikasinya.


"Beberapa publikasi, disertasi dibuat oleh orang-orang yang bekerja di laboratorium itu. Tetapi disertasi itu menghilang. Selain itu, ketika Anda mengerjakan virus baru, Anda membekukannya (sampel). Tapi ternyata laboratorium gagal menemukan sampel itu. Dan ini sedikit mengkhawatirkan," tambahnya, seperti dikutip Sputnik, Senin (2/8).

Ia mengatakan, kemungkinan virus yang sangat mirip dengan SARS-CoV-2 ditemukan pada tahun 2013 dan fakta ini disembunyikan.

"Dan untuk menjadi pandemi, virus itu harus beredar di alam untuk sementara waktu. Jadi, mungkin virus ini telah bersama kita lebih lama dari yang bisa kita bayangkan," lanjutnya.

Pittet menambahkan, ada bukti bahwa orang-orang di Eropa dan Asia terjangkit Covid-19 sebelum virus ini dikenal secara global.

Menurutnya, situasi ini perlu diteliti secara rinci untuk mengetahui berapa lama waktu yang dibutuhkan virus untuk berubah menjadi pandemi.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sendiri menyatakan Covid-19 sebagai pandemi pada Maret 2020.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

BGN Setop Sementara Operasional 1.276 SPPG, Ini Sebabnya

Kamis, 17 September 2026 | 01:56

DPR Apresiasi Kejagung Sita Aset dalam Kasus Febrie Tanpa Pandang Bulu

Kamis, 17 September 2026 | 01:30

Perang Dunia Ketiga Is Coming?

Kamis, 17 September 2026 | 01:04

KKP dan FAO Bidik Sektor Perikanan Genjot Ketahanan Pangan

Kamis, 17 September 2026 | 00:49

Kasus Teror di Papua Bikin Masyarakat Ragu dengan Kemampuan TNI-Polri

Kamis, 17 September 2026 | 00:20

Pemimpin Merupakan Refleksi Sistem Politik yang Dibangun Masyarakat

Kamis, 17 September 2026 | 00:01

Pergantian Menteri Harus Jadi Momentum Perkuat Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 16 September 2026 | 23:35

Ada “Nama Ajaib”, Bos Pajak dan Bea Cukai Minta Rotasi Era Purbaya Dibatalkan

Rabu, 16 September 2026 | 23:08

KPK Didesak Bongkar Jaringan Sistematis Korupsi Layanan ATR/BPN

Rabu, 16 September 2026 | 22:41

Prabowo: PT Timah Untung 900 Persen Berkat Efisiensi BUMN

Rabu, 16 September 2026 | 22:36

Selengkapnya