Berita

Ratusan ribu sisa-sisa hewan dan manusia ditemukan di sebuah gua yang terletak di barat laut Arab Saudi/Net

Dunia

Ratusan Ribu Sisa Tulang-belulang Manusia dan Hewan Ditemukan di Gua Arab Saudi

SENIN, 02 AGUSTUS 2021 | 08:21 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sejumlah ilmuwan menemukan ratusan ribu sisa-sisa hewan dan manusia di sebuah gua yang terletak di barat laut Arab Saudi. Sisa-sisa hewan dan manusia itu diyakini sebagai hasil buruan yang dikumpulkan oleh hyena belang selama 7.000 tahun terakhir.

Para ilmuwan mengatakan bahwa mereka menemukan sisa-sisa tulang sapi, caprid, kuda, unta, hewan pengerat, dan bahkan manusia, di tabung lava Umm Jirsan, yaitu terowongan sepanjang 1,5 kilometer yang terletak di ladang lava Harrat Kaybar.

"Akumulasi tulang selama ribuan tahun menunjukkan bahwa tabung lava membuat kondisi yang sangat baik untuk pengawetan tulang," kata ilmuwan Stewie Stewart di alun Twitternya, seperti dikutip dari Al-Arabiya, Minggu (1/8).


"Di wilayah di mana pengawetan tulang sangat, sangat buruk, situs seperti Umm Jirsan menawarkan sumber daya baru yang menarik," tambahnya.

Para ilmuwan dapat menyimpulkan bahwa sisa-sisa itu dibawa oleh hyena belang berdasarkan studi mereka tentang jenis tulang, frekuensi, dan lokasi.

"Makhluk-makhluk ini adalah pengumpul tulang yang rajin, yang mereka angkut ke sarang untuk dikonsumsi, diumpankan ke anak muda, atau disimpan," kata Stewart.

Terlepas dari penelitian yang berfokus pada hyena, para ilmuwan juga menyimpulkan dalam artikel mereka yang diterbitkan bahwa keledai telah menjadi ternak penting di wilayah tersebut selama ribuan tahun.

"Umm Jirsan (dan situs serupa lainnya di kawasan itu) kemungkinan memiliki wawasan berharga tentang ekologi dan lingkungan Holosen Arabia. Studi ini hanyalah puncak gunung es," demikian Stewart.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya