Berita

Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Jansen Sitindaon/Repro

Politik

Alami Sendiri Vaksin Habis, Jansen Sitindaon: Bagaimana Ngomong 1 Juta Dosis Kalau Vaksin Enggak Ada?

KAMIS, 29 JULI 2021 | 15:59 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Keseriusan pemerintah dalam menjalankan program vaksinasi Covid-19 makin dipertanyakan publik ketika sejumlah daerah menyatakan kehabisan stok vaksin.

Padahal Presiden Joko Widodo telah menargetkan minimal 1 juta dosis vaksin yang diberikan kepada masyarakat per harinya, agar herd immunity bisa segera tercapai.

Habisnya stok vaksin ini dialami langsung politikus Partai Demokrat, Jansen Sitindaon. Seharusnya, sesuai jadwal, ia akan menerima vaksin dosis kedua pada hari ini, Kamis (29/7). Namun Jansen harus pulang dengan tangan hampa karena stok vaksin sudah habis.


"Saya sebenarnya dari kemarin enggan berkomentar soal vaksin habis, karena tidak mengalami langsung. Tapi hari ini mau tidak mau, karena saya mengalami langsung saya punya legal standing bicara soal vaksin habis ini," ujar Jansen dalam video yang diunggah melalui akun Twitter pribadinya, Kamis sore (29/7).

"Bagaimana kemudian ngomong 1 juta, atau berapa juta vaksinasi satu hari kalau vaksin sendiri tidak ada. Sedangkan animo masyarakat ini tinggi sekali. Jadi jangan rakyat yang disalahkan, itu (salah) pemerintah," tegas Wakil Sekjen Partai Demokrat ini.

Padahal, lanjut Jansen, Perppu yang kini sudah menjadi Undang-undang No 2 Tahun 2020 sudah resmi dikeluarkan DPR dan pemerintah. Tapi pelaksanaan di lapangan ternyata sangat jauh dari harapan.

"Masa ngadain vaksinasi saja tidak bisa, padahal katanya kunci penanganan corona ini salah satunya adalah vaksinasi," tandas Jansen.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Asta Cita Tanpa Konsistensi akan Timbul Moral Hazard

Senin, 08 Juni 2026 | 05:48

Pameran ‘Aku Arek Suroboyo’ Ramaikan Peringatan Bulan Bung Karno

Senin, 08 Juni 2026 | 05:24

GP Ansor Jakbar Gelar Diklatsar Tanggapi Sebutan ‘Gotham City’

Senin, 08 Juni 2026 | 04:59

Pernyataan Purbaya dan Djaka Saling Menguatkan dalam Kasus Tiffany & Co

Senin, 08 Juni 2026 | 04:46

Perkuat KDKMP

Senin, 08 Juni 2026 | 04:26

Purbaya Tidak Punya Backup Politik untuk Jalankan Misi Presiden

Senin, 08 Juni 2026 | 03:57

Jangan Kasih Tempat untuk Boti di Negeri Ini!

Senin, 08 Juni 2026 | 03:37

BEI Jabar Gencarkan Literasi Pasar Modal ke Kampus hingga SD

Senin, 08 Juni 2026 | 03:17

Menanti Hasil Uji Fundamental Perekonomian Indonesia

Senin, 08 Juni 2026 | 02:59

IPB University Raih Juara Umum Program Mahasiswa Berdampak Kemendiktisaintek

Senin, 08 Juni 2026 | 02:50

Selengkapnya