Berita

Anggota Komisi I DPR RI Fraksi Demokrat Rizki Aulia Rahman Natakusumah/Ist

Politik

Indonesia Masuk Daftar Merah Arab Saudi, Demokrat: Ini Rapor Buruk Penanganan Covid-19

KAMIS, 29 JULI 2021 | 13:13 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Indonesia menjadi salah satu negara yang masuk daftar merah negara Arab Saudi. Sehingga, Arab melarang warganya bepergian secara langsung ke Indonesia.

Menanggapi hal itu, anggota Komisi I DPR RI Fraksi Partai Demokrat Rizki Aulia Rahman Natakusumah mengatakan, daftar merah itu menjadi preseden buruk di mata dunia internasional terkait penanganan pandemi virus corona baru (Covid-19) di Tanah Air.

"Hal ini menjadi rapor buruk dan tentu sangat kami sayangkan karena cukup mencoreng nama baik Indonesia di mata dunia, khususnya dalam kemampuan kita menanggulangi wabah Covid-19," ujar Rizki dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (29/7).


Menurut Rizki, pihaknya sejak awal selalu mewanti-wanti pemerintah untuk mengambil langkah tegas dalam pencegahan penyebaran virus Covid-19.

Dengan sikap tegas itu, kata Rizki, penyebaran virus secara massif bisa diminimalisir dengan konsisten sejak awal.

"Kedepannya kita berharap kepada pemerintah untuk bisa lebih konsisten lagi dalam mengeluarkan kebijakan yang berkaitan dengan penanggulangan Covid-19, khususnya dalam perizinan akses masuk WNA ke Indonesia," tegasnya.

Pemerintah, kata Rizki, seharusnya dapat bersikap lebih konsisten dengan menutup keran masuk WNA secara menyeluruh. Hal ini guna memperkecil kemungkinan penyebaran virus yang lebih masif.

"Negara lain saja berani melarang masuknya WNI secar tegas ke dalam wilayahnya, kenapa kita tidak?" pungkasnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Buyback Emas Antam Meroket Rp55.000, Satu Gram Dibanderol Rp2,45 Juta

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:57

Harga Minyak Dunia Merosot Imbas Keputusan Trump

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:56

IHSG Terbang 1,6 Persen Menuju 6.000, Rupiah Ikut Menguat

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:44

PKS: Koalisi Prabowo Akan Tetap Konstruktif Jaga Persatuan Bangsa

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:40

Pengusaha Heri Black Dicecar KPK soal Kontainer Berisi Sparepart di Pelabuhan Tanjung Emas

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:29

10 Kader Ramaikan Bursa Caketum PB SEMMI di Kongres IX Banten

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:17

Berkas Lengkap, Mantan Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:08

Korea Pimpin Reli Bursa Asia

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:54

Galeri 24 Dorong Literasi Investasi Emas Masyarakat di Jakarta Fair 2026

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:47

Manfaatkan Program Nikah Massal dan One Stop Nikah Solution dari Kemenag, Daftar Sekarang!

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:43

Selengkapnya