Berita

Jurubicara Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra/Net

Politik

Jubir Demokrat ke Luhut: Tidak Perlu Reaktif Bahas Pernyataan 2018, Sekarang Sudah Tahun 2021

RABU, 28 JULI 2021 | 19:20 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pernyataan Menteri Koordinator (Menko) Kemaritiman dan Investasi (Marvest) Luhut Binsar Pandjaitan yang menyatakan bahwa agar Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengkritik seperti cara Presiden ketiga BJ Habibie, direspons oleh Partai Demokrat.

Jurubicara Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra mengatakan, konteks pernyataan dari Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat itu di Maret tahun 2018. Sedangkan saat ini sudah memasuki pertengahan tahun 2021.

"Baiknya tidak perlu reaktif menanggapi pernyataan Bapak SBY di tahun 2018," kata Herzaky dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (28/7).


Oleh karena itu, pihak Demokrat merasa kaget pernyataan SBY dalam konteksnya 2018 silam dibahas lagi saat ini.

"Kami kaget kenapa dibahas lagi seolah-olah bicara sekarang. Jadi, tidak nyambung sebenarnya kalau mendadak ada yang masih membahas statemen Bapak SBY di tahun 2018, apalagi merasa tersinggung," cetusnya.

"Kalau memang publik merasa ucapan Bapak SBY masih relevan sampai dengan sekarang, silahkan saja. Itu hak publik," imbuhnya menegaskan.

Lebih lanjut, Kepala Bakomstra DPP Partai Demokrat ini menegaskan, SBY tidak mengeluarkan pernyataan yang dimaksud Luhut Binsar Panjaitan akhir-akhir ini. Tepatnya, pada bulan Maret 2018 silam.

"Jadi, kami tidak perlu menanggapi balik kalau ada pejabat pemerintah yang terkesan reaktif merespons statemen lama Bapak SBY itu," tegasnya.

Herzaky bahkan meminta pemerintah termasuk pembantu Presiden untuk fokus pada upaya penanganan pandemi Covid-19.

Dengan demikian, penanganan yang optimal akan tidak menyengsarakan rakyat.

"Lebih baik kita fokus saja bantu dan perjuangkan nasib rakyat yang sedang susah karena pandemi covid-19 saat ini," pungkasnya.

Menko Marvest Luhut Binsar Panjaitan dalam sebuah acara talk show berpesan kepada SBY terkait kritik terhadap pemerintah.

Terutama terkait membalas kritik "jangan main ancam-mengancam".

"Tidak temperamental, memang gayanya orang Batak gitu. Saya tidak  keberatan. Saya bilang sama Pak Bambang, ya oke-oke sajalah, hak-hak beliaulah. Tapi semua hanya titip saja pada pemimpin-pemimpin yang sudah selesai eranya, lebih bagus seperti Pak Habibie semua duduk manis, datang sekali mengkritik," ujar Luhut dalam acara talk show itu, Selasa kemarin (27/7).

"Tidak perlulah kita merasa bahwa yang berkuasa sekarang ini di bawah kita. Mungkin saja bapak A, bapak B itu lebih pintar. Tapi sekarang yang berkuasa ini ya sudah," imbuh Luhut menegaskan.

Populer

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Rayakan HUT Perusahaan Lewat Santunan Anak Yatim

Kamis, 09 Juli 2026 | 01:59

Polisi Geledah Rumah terkait Kasus Dugaan Korupsi Kejagung, 74 Kg Emas Diamankan

Kamis, 09 Juli 2026 | 01:40

Ketahanan Energi Indonesia Masih Pincang Tanpa Ada Cadangan Strategis

Kamis, 09 Juli 2026 | 01:12

Polisi Geledah 12 Titik Kasus Korupsi, Rumah Mewah Jampidsus Tidak Termasuk

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:50

Peradi Profesional Catat Rekor Kerja Sama dengan 112 Perguruan Tinggi

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:45

IPW Dukung Polri Usut Dugaan Korupsi di Lingkungan Kejagung

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:26

Yogyakarta dan Takdir Dirgantara

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:01

Kritik terhadap Pemerintah Bagian dalam Kehidupan Demokrasi

Rabu, 08 Juli 2026 | 23:41

Pertamina Berdayakan Difabel Kampung Rajut Inspirasi Green Warrior Bandung

Rabu, 08 Juli 2026 | 23:18

Polisi Sita Uang Miliaran Rupiah Usai Geledah Kafe dan Money Changer di Cipete

Rabu, 08 Juli 2026 | 23:14

Selengkapnya