Berita

Anggota Komisi VIII DPR RI FPKB Maman Imanulhaq/Net

Politik

Vaksinator Kurang, PKB Minta Pemerintah Berdayakan Pensiunan Nakes Dan Calon Perawat

SELASA, 27 JULI 2021 | 19:21 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pemerintah diminta untuk terus mempercepat vaksinasi virus corona baru (Covid-19) secara masif dan merata.

Meskipun angka vaksinasi terbilang tinggi, namun masih ada beberapa kendala di lapangan. Salah satu kendalanya adalah minimnya orang menyuntikan vaksin (vaksinator).

Imbasnya, target waktu vaksinasi kepada seluruh masyarakat Indonesia bisa molor.


Salah satu kendala yang paling terasa adalah kurangnya vaksinator di sejumlah daerah.

Begitu disampaikan Anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi PKB Maman Imanulhaq dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (27/7).  

"Kita perlu mempercepat vaksinasi secara merata di berbagai wilayah. Namun kurangnya vaksinator membuat program vaksinasi menjadi lamban. Ini perlu dicarikan solusinya agar vaksinasi cepat tercapai kepada seluruh masyarakat Indonesia," ujar Kang Maman, sapaan karib politisi PKB itu.

Adapun terkait kurangnya vaksinator, kata Kang Maman, para tenaga kesehatan yang telah purna tugas (pensiun) diharapkan bisa diberdayakan.

Ia juga mengusulkan agar pemerintah melibatkan para calon perawat yang saat ini masih menjadi mahasiswa.

"Kita bisa memberdayakan sumber-sumber vaksinator dari mana saja sepanjang mereka telah memiliki kecakapan dalam menjalankan tugasnya," demikian Kang Maman.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

CELIOS Ungkap Ketimpangan Ekonomi Indonesia 2026

Rabu, 22 April 2026 | 14:13

Penambahan Komando Teritorial Berpotensi Seret TNI ke Politik Praktis

Rabu, 22 April 2026 | 14:05

Mega Syariah Bukukan Akuisisi Dana Pihak Ketiga Rp709 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 14:01

Prabowo Bakal Perbanyak Konser K-Pop di Indonesia

Rabu, 22 April 2026 | 13:49

Konsumsi BBM Harus Bijak di Tengah Gejolak Harga

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

Komisi X DPR Sesalkan Dugaan Kecurangan Peserta UTBK Undip

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

YLKI Sebut Pajak Tol Salah Sasaran dan Memberatkan Rakyat

Rabu, 22 April 2026 | 13:38

IHSG Sesi I Terkoreksi ke Level 7.544 di Tengah Ketidakpastian Geopolitik Timur Tengah

Rabu, 22 April 2026 | 13:24

Purbaya Pastikan Nasib Utang Whoosh Sudah Rampung

Rabu, 22 April 2026 | 13:10

Prabowo Jajaki Peluang Kirim WNI Ikut Program Kosmonaut Rusia

Rabu, 22 April 2026 | 12:58

Selengkapnya