Berita

Walikota Bandung, Oded M. Danial/RMOLJabar

Nusantara

Bantah Kabar Walikota Bandung Bakal Serahkan Jabatan, Politikus PKS: Berlebihan Dan Menyesatkan

SELASA, 27 JULI 2021 | 09:15 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Kabar yang menyebutkan Walikota Bandung, Oded M Danial, akan menyerahkan jabatan karena alasan kesehatan dibantah Wakil Ketua Komisi D DPRD Kota Bandung, Iwan Hermawan.

Ditegaskan Iwan, kabar tersebut berlebihan dan cenderung menyesatkan.

"Kok kesannya berlebihan, seolah-olah Walikota berhalangan tetap," ujar politikus PKS Kota Bandung itu, dalam keterangan yang diterima Kantor Berita RMOLJabar, Selasa (27/7).

Iwan menjelaskan, dalam hal Walikota berhalangan maka sesuai aturan tugasnya bisa langsung dikerjakan oleh wakilnya, tanpa menyerahkan jabatan.

Di matanya, akan sangat janggal jika walikota yang sedang mendapat perawatan dokter kemudian menunjuk Plt Walikota. Apalagi, setelah ia cek ternyata kondisi Mang Oded, sapaan akrab Oded M. Danial, dalam keadaan baik.

"Info dari visit terakhir, dokter mengizinkan Mang Oded pulang. Hanya saja Mang Oded ingin memastikan dahulu kondisinya benar-benar sudah fit," kata Iwan.

Iwan secara khusus menyoroti pernyataan staf Walikota yang tanpa kewenangan berani menyebut-nyebut SK penyerahan jabatan.

Bagi Iwan, pejabat tersebut sembrono dalam mengeluarkan pernyataan, dan kebenaran informasinya pun sangat tidak bisa diandalkan.

"Karena yang mengetahui situasi Pak Wali sepenuhnya adalah Sekpri," ujarnya.

Iwan menyayangkan masih ada informasi yang menyesatkan keluar dari staf Walikota. Ia meminta kejadian ini benar-benar dievaluasi agar hal serupa tak terulang.

"Pak Wali harus mengevaluasi SDM yang membantu di sekelilingnya supaya benar-benar memberikan pelayanan dengan memberikan informasi yang benar dan dapat dipertanggungjawabkan," demikian Iwan Hermawan.

Populer

Ribuan Tetangga Rocky Gerung Bertekad Geruduk Kediaman Prabowo Subianto

Minggu, 19 September 2021 | 08:31

Viral Video Demo PT Sentul City, Don Adam: Revolusi Dimulai dari Sentul?

Senin, 13 September 2021 | 22:01

Di Mata Ketua GNPF Ulama, Napoleon Bonaparte Adalah Manusia Pilihan Tuhan

Minggu, 19 September 2021 | 14:28

Sentul City Sewa Preman Serobot Tanah Warga, RR: Pengusaha Berani Kurang Ajar karena Tahu Penguasa Gak Bela Rakyat

Jumat, 10 September 2021 | 01:37

Satu Suara, Menlu Meksiko, Indonesia, Korsel, Turki dan Australia Ajak Masyarakat Internasional Bantu Rakyat Afghanistan

Sabtu, 11 September 2021 | 15:36

Tito-Tjahjo Tukar Guling? Ray Rangkuti: Spekulasi PDIP Ingin Kontrol Plt Tidak Berlebihan

Rabu, 15 September 2021 | 21:22

Balas Ali Ngabalin, Ketum ProDEM: Prestasi Ko Apa, Jadi Penjilat Ko Bangga?

Senin, 13 September 2021 | 11:39

UPDATE

Hamid Karzai: Taliban Gagal Penuhi Komitmen Terhadap Perempuan dan Pemerintahan yang Inklusif

Senin, 20 September 2021 | 09:18

Klarifikasi Taliban: Anak Perempuan akan Kembali ke Sekolah, Tapi Saat Ini Waktunya Belum Aman

Senin, 20 September 2021 | 09:11

Pernyataan Hasto Memberi Sinyal Jokowi Bukan Tokoh Sentral PDIP

Senin, 20 September 2021 | 09:06

Macron Minta Penjelasan Biden Soal Kemitraan AUKUS yang Rampas Kontraknya dengan Australia

Senin, 20 September 2021 | 08:57

Ternyata, Masyarakat Bojong Koneng Ada yang Sudah Tinggal Sejak Zaman Belanda

Senin, 20 September 2021 | 08:49

Saran Tokoh Tionghoa, Anggota DPR Tiru Fadli Zon yang Terjun Langsung ke Bojong Koneng

Senin, 20 September 2021 | 08:29

ISIS Klaim Bertanggung Jawab atas Serangan yang Tewaskan Puluhan Anggota Taliban di Jalalabad

Senin, 20 September 2021 | 08:24

Prof Beri: Varian Delta Mengancam Rencana "Hidup dengan Covid-19" Singapura

Senin, 20 September 2021 | 08:21

Di Sudan, Perusahaan China Gelembungkan Biaya Proyek Infrastruktur dan Suap Para Pejabat

Senin, 20 September 2021 | 08:16

China Larang Impor Cherimoya Taiwan, Sanksi Ekonomi Baru?

Senin, 20 September 2021 | 08:05

Selengkapnya