Berita

M. Rizal Fadillah/Net

Publika

Rakyat Malas

SABTU, 24 JULI 2021 | 09:51 WIB

KATA Denny Siregar rakyat yang malas dan lapar selalu menginginkan Presiden turun. Ia menunjuk hidung para perongrong negara yang katanya itu-itu saja.

Rupanya Denny sudah mendapat suplemen lagi karena sebelumnya bersama teman se-buzzernya kompak mengkritik Presiden soal perpanjangan PPKM. Sang pahlawan ini kalau lapar menggonggong kuat tapi malas menggaungkan permanen aspirasi rakyat.

Rakyat yang bersuara ingin Jokowi turun tidak sedikit dan bukan malas. Rakyat yang diam bukan senang dan menerima prestasi pemimpin yang digelari publik sebagai raja pembual. Mereka itu hanya tak mampu bermedia. Justru penyuaranya adalah para pejuang yang berani dan cerdas.


Berbeda jauh dengan para pengecut yang selalu bersembunyi di rimbunan bulu ketiak kakak pembina. Pengemis lapar yang berjajar mengembik saat menagih bayaran.

Terlalu banyak data kelemahan pengelolaan negara. Dari ekonomi, politik, hingga agama. Terlalu banyak otak-atik kata dan bahasa. Padahal itu-itu juga.

PSBB dan PPKM itu tidak beda, semua sama-sama menjadi alat pemaksa untuk hasrat penguasa dalam menunggangi bencana. Rakyat yang dibuat porak-poranda sementara para pejabat nyaman nyaman saja.

Akan tetapi setelah direnungkan lebih dalam ada benarnya juga cuitan Denny bahwa rakyat memang malas, malas level 4, yaitu:

Level 1 malas untuk mengikuti pandangan buzzer rupiah yang biasa mengangkangi rakyat dan menyerang akal sehat dalam berbangsa dan bernegara.

Level 2 malas bertenggang rasa dengan budaya korupsi, kolusi, dan nepotisme yang telah terbukti menghancurkan sendi budaya luhur dari negara yang merdeka, adil dan beradab.

Level 3 malas untuk tunduk pada negara China dan ikut permainan para penghianat bangsa. Pembuka jalan bagi eskalasi ideologi komunis dengan banjirnya tenaga kerja Cina di negeri tercinta.

Level 4 malas untuk menerima Jokowi menjadi Presiden tiga periode, untuk dua periode saja sudah sangat berat dan membebani. Jokowi bukan solusi tetapi merupakan masalah itu sendiri.

Adalah hak rakyat untuk malas atau rajin. Berteriak dan berjuang.

Rakyat lapar sudah biasa dan memang habitatnya, tetapi para penjilat lapar bisa membuat gaduh sejagat. Menjadi harimau buas yang memakan semua. Bansos, minyak, kebun, aspal, hingga vaksin pun dikunyah dan ditelan. Penuh nafsu dan keserakahan.

Denny Siregar mungkin tidak malas dan lapar, tetapi yang jelas tuduhannya tidak membuat rakyat memelas dan terkapar. Ketika air bah perubahan tiba, maka sampah-sampah busuk akan ikut hanyut terbawa air ke laut. Habis tak tersisa.

M. Rizal Fadillah
Pemerhati politik dan kebangsaan.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya