Berita

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil/Net

Nusantara

Perintahkan Anak Buah Turun Lapangan Tangani Covid-19, Ridwan Kamil: Mending Dikerjakan Walaupun Diomongin

SABTU, 24 JULI 2021 | 00:13 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil meminta seluruh eselon II, III dan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Jabar untuk turun ke lapangan dalam upaya pengendalian Covid-19.

Saat ini, pihaknya sudah memerintahkan seluruh pejabat di Pemprov Jabar untuk turun ke daerah yang ditugaskan.

"Saya sudah memerintahkan agar semua pejabat turun untuk menunjukan kehadirannya menyemangati masyarakat," kata Ridwan Kamil diberitakan Kantor Berita RMOLJabar, Jumat (23/7).


Emil, spaan Ridwan Kamil mengatakan, penugasan ke para pejabat tersebut sebagai upaya menyisir warga miskin yang tidak terdata agar bisa mengakselerasi penanganan Covid-19 di daerah.

"Semua dinas weekend ini semua turun, eselon II, esselon III melaporkan untuk menyemangati dan berempati kepada masyarakat walaupun kita paham tidak kelihatan diomongin, kelihatan diomongin. Mending dikerjakan saja walaupun diomongin," katanya.

Diakui Emil, dirinya sudah menginstruksikan para pejabat untuk menjadi penghubung antara kepala daerah dengan pihaknya.

"Kami ada 27 daerah, dimana dinas sekarang ditugaskan menjadi penghubung. Istilahnya semua dinas adalah dinas kesehatan, semua PNS hari ini adalah petugas kesehatan," ungkapnya.

Sebagai pemimpin, Emil juga mulai mengagendakan untuk rutin turun ke bawah memberikan bantuan langsung pada warga. Setelah Bandung Raya, pekan ini pihaknya menyisir bantuan ke wilayau Bekasi, Cianjur, dan Bogor.

"Jadi semangat hadir itu ingin ditunjukan khusus kepada mereka yang tidak terwakili sistem formal," tandasnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

JK Bukan Pelaku Penista Agama

Rabu, 22 April 2026 | 04:11

Gaya Koruptor Sorong Beda dengan Indonesia Barat

Rabu, 22 April 2026 | 03:37

GoSend Rilis Fitur Kode Terima Paket

Rabu, 22 April 2026 | 03:13

Disita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Pejabat Bea Cukai

Rabu, 22 April 2026 | 03:00

Rano Tekankan Integritas CPNS Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 22 April 2026 | 02:24

Pegawai BUMN Dituntut Tangkal Narasi Negatif terhadap Pemerintah

Rabu, 22 April 2026 | 02:09

Ibrahim Arief Merasa Jadi Kambing Hitam Kasus Chromebook

Rabu, 22 April 2026 | 02:00

Keluarga Nadiem Adukan Dugaan Kejanggalan Kasus Chromebook ke DPR

Rabu, 22 April 2026 | 01:22

Fahira Idris: Perempuan Jadi Tumpuan Indonesia Maju 2045

Rabu, 22 April 2026 | 01:07

Dony Oskaria: Swasembada Pangan Nyata Bukan Hoaks

Rabu, 22 April 2026 | 01:03

Selengkapnya