Berita

Anggota Dewas KPK, Albertina Ho saat menyampaikan hasil pemeriksaan secara virtual/Rep

Hukum

Firli Bahuri Tidak Terbukti Langgar Kode Etik, Dewas KPK: Penentu Lulus TWK Adalah BKN

JUMAT, 23 JULI 2021 | 16:12 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Pernyataan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Firli Bahuri yang dilaporkan Novel Baswedan dkk tidak terbukti melanggar nilai integritas seperti dalam Pasal 4 Ayat 1 huruf a Peraturan Dewan Pengawas (Perdewas) 2/2020.

Begitu kesimpulan yang disampaikan oleh Dewas KPK saat menyampaikan hasil pemeriksaan laporan pengaduan kode etik dan perilaku oleh pimpinan KPK yang dilaporkan oleh Novel dkk.

"Pernyataan atau statement yang disampaikan Saudara Firli Bahuri tanggal 5 Maret 2021 sebagaimana yang ditranskripin oleh pelapor dalam surat pengaduan tanggal 16 Juni 2021, tidak dapat dibuktikan," ujar Anggota Dewas KPK, Albertina Ho, Jumat (23/7).


Hal ini merupakan hasil pemeriksaan Dewas menjawab materi pengaduan nomor lima, yakni pelapor Novel dkk menganggap bahwa pernyataan Firli dalam rapat 5 Maret 2021 yang dihadiri oleh pejabat struktural yang pada pokoknya menyampaikan bahwa tes wawasan kebangsaan (TWK) bukan masalah lulus atau tidak lulus, dan untuk mengukur pegawai KPK terlibat dalam organisasi terlarang tidak cukup dengan wawancara.

Dalam hasil pemeriksaan, Dewas KPK membeberkan fakta-fakta yang ditemukan setelah memeriksa 16 saksi baik dari pihak terlapor, internal KPK, pelapor hingga pihak eksternal serta memeriksa 42 bukti berupa dokumen dan rekaman.

Dalam hal ini, Dewas KPK membeberkan analisa dan pertimbangan terkait pelaksanaan TWK. Di mana, kata Albertina Ho, dalam pemeriksaan mereka, tidak ditemukan rekaman tentang statement Firli pada tanggal 5 Maret 2021 sebagaimana yang dilaporkan.

Namun, yang ditemukan Dewas KPK adalah rekaman pernyataan Firli dalam kegiatan "Pengarahan Kepada Para Kasatgas Penindakan oleh Pimpinan KPK dan Dewas" pada 4 Maret 2021 yang dihadiri oleh jajaran Dewas, pimpinan KPK, pejabat struktural dan pegawai pada Kedeputian Bidang Penindakan dan Eksekusi.

Dalam rekaman tanggal 4 itu, intinya Firli menyampaikan agar para hadirin untuk tidak khawatir dan takut dalam pelaksanaan TWK jika tidak terlibat dalan organisasi terlarang.

Selain itu, Firli juga menegaskan bahwa tes kompetensi tidak lagi dipermasalahkan karena sudah lulus semua. Yang ada, kata Firli adalah, kesetiaan pada Pancasila, UUD 1945 dan kepada pemerintah, bukan pada orang perorangan.

"Hari ini pemerintah Presiden Jokowi, besok kita tidak tahu siapa lagi. Makanya saya katakan pak, dalam dunia politik jangan pernah bermain-main," kata Albertina membacakan transkip pernyataan Firli.

"Walaupun terdapat pernyataan atau statement sebagaimana yang disampaikan oleh Saudara Firli Bahuri sebagaimana tersebut di atas, tidaklah merupakan suatu ketidakjujuran mengingat yang memutuskan hasil TWK memenuhi syarat atau tidak memenuhi syarat untuk diangkat sebagai ASN adalah BKN," sambung Albertina melanjutkan.

Dengan demikian, berdasarkan pertimbangan tersebut, maka dugaan pelanggaran kode etik dan pedoman perilaku sebagaimana dilaporkan melanggar nilai integritas Pasal 4 Ayat 1 huruf a Perdewas 2/2020 menurut Dewas KPK, tidak terbukti.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

Fakta Sidang Blueray Cargo: Kode BC1 Mengarah ke Djaka Budi Utama

Senin, 15 Juni 2026 | 18:15

Anak Buah Bahlil Irit Bicara Usai 7 Jam Diperiksa KPK

Senin, 15 Juni 2026 | 18:08

KPU Patok Anggaran Rp4,6 Triliun di Tahapan Awal Pemilu 2029

Senin, 15 Juni 2026 | 17:59

IHSG-Rupiah Menguat Sore Ini Usai AS-Iran Sepakat Damai

Senin, 15 Juni 2026 | 17:47

Demo Mahasiswa Ucapkan Selamat Atas Kegagalan Prabowo-Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 17:46

Wapres Gibran Terima Perwakilan Mahasiswa di Tengah Unjuk Rasa

Senin, 15 Juni 2026 | 17:23

Sifra Kejar Cita-cita di Sekolah Rakyat Demi Bantu Orang Tua Disabilitas

Senin, 15 Juni 2026 | 17:19

Demi Kepercayaan Masyarakat, Mahasiswa UBK Desak MBG Dihentikan

Senin, 15 Juni 2026 | 17:06

Komisi II DPR: KPU dan Bawaslu akan Tetap Eksis di 2027

Senin, 15 Juni 2026 | 16:47

DPR Minta Kejagung Tingkatkan Anggaran Perkara untuk Kejati dan Kejari

Senin, 15 Juni 2026 | 16:47

Selengkapnya