Berita

Tim Satgas Covid Desa Bumiharjo dan Kecamatan Glenmore membongkar acara pesta pernikahan/RMOLJatim

Nusantara

Didatangi Satgas Covid Karena Nekat Gelar Pesta Pernikahan Di Masa PPKM, Warga Banyuwangi Minta Maaf

JUMAT, 23 JULI 2021 | 10:44 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Pesta pernikahan seorang warga berhasil dibubarkan Satuan Tugas Covid-19 Kecamatan Glenmore, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, secara persuasif dan humanis.

Danramil 0825/16 Glenmore, Kapten Inf Moh Ridho mengatakan, pembubaran itu dilakukan bersama Forpimka. Tindakan ini dilakukan lantaran, seorang warga setempat bernama Muji nekat menggelar hajatan meski telah mengetahui adanya larangan pesta pernikahan di masa PPKM.

Sebelum melakukan pembubaran, Satgas Covid Kecamatan Glenmore telah melakukan sosialisasi kepada warga RT 01 RW 02 Dusun Sugihwaras, Desa Bumiharjo tersebut. Hal itu dilakukan oleh Satgas Desa agar Muji tidak menggelar pesta pernikahan yang berpotensi memicu kerumunan.


Satgas Covid Desa juga telah memberikan penjelasan terkait instruksi Menteri Dalam Negeri yang menyatakan peniadaan resepsi pernikahan selama masa PPKM. Hanya prosesi akad nikah yang bisa dihadiri perwakilan dari kedua mempelai dengan menerapkan protokol kesehatan ketat.

"Yang bersangkutan Bapak Muji sudah menerima dan mengerti tentang aturan tersebut dan tidak melanjutkan kegiatan resepsi pernikahan hanya akad nikah saja dan disaksikan oleh pihak keluarga," paparnya, Kamis (22/7), dikutip Kantor Berita RMOLJatim.

Namun, nyatanya pesta pernikahan tetap dilangsungkan sejak pagi sampai siang. Tim Satgas Covid pun langsung bergerak. Setibanya di lokasi, tim Satgas mendapati terop telah terpasang dan belum dibongkar meski prosesi akad nikah telah usai.

"Koramil 0825/16 bersama tim Gugus Covid kecamatan melaksanakan eksekusi pembongkaran dan di saksikan oleh satgas Desa Bumiharjo," kata Ridho.

Danramil mengimbau melalui pengeras suara kepada seluruh masyarakat di Kecamatan Glenmore untuk mengindahkan peraturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat. Tidak membuat kegiatan yang dapat memicu terjadinya kerumunan.

"Setelah tenda dibongkar, pemilik hajatan diberikan pengertian secara humanis oleh petugas TNI dari Koramil 0825/16 Glenmore, sehingga bersedia menghentikan acara hajatan," tuturnya.

Pemilik hajatan, Muji, pun mengaku legowo menghentikan pesta demi mencegah kerumunan serta upaya bersama untuk memutus rantai penyebaran Covid-19.

"Kalau dalam acara ini ada kesalahan kami minta maaf sebesar-besarnya," singkatnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

JK Bukan Pelaku Penista Agama

Rabu, 22 April 2026 | 04:11

Gaya Koruptor Sorong Beda dengan Indonesia Barat

Rabu, 22 April 2026 | 03:37

GoSend Rilis Fitur Kode Terima Paket

Rabu, 22 April 2026 | 03:13

Disita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Pejabat Bea Cukai

Rabu, 22 April 2026 | 03:00

Rano Tekankan Integritas CPNS Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 22 April 2026 | 02:24

Pegawai BUMN Dituntut Tangkal Narasi Negatif terhadap Pemerintah

Rabu, 22 April 2026 | 02:09

Ibrahim Arief Merasa Jadi Kambing Hitam Kasus Chromebook

Rabu, 22 April 2026 | 02:00

Keluarga Nadiem Adukan Dugaan Kejanggalan Kasus Chromebook ke DPR

Rabu, 22 April 2026 | 01:22

Fahira Idris: Perempuan Jadi Tumpuan Indonesia Maju 2045

Rabu, 22 April 2026 | 01:07

Dony Oskaria: Swasembada Pangan Nyata Bukan Hoaks

Rabu, 22 April 2026 | 01:03

Selengkapnya