Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Ketahuan Beli Sertifikat Vaksinasi Covid-19 Palsu, Belasan Warga Belanda Dilaporkan Ke Polisi

JUMAT, 23 JULI 2021 | 06:15 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Dinas Kesehatan Kota dan Daerah Belanda atau GGD melaporkan belasan warga ke polisi karena ketahuan membeli sertifikat vaksinasi Covid-19 palsu melalui aplikasi percakapan Telegram.

Sertifikat vaksinasi palsu tersebut mereka gunakan untuk mendapatkan tanda centang hijau di aplikasi CoronaCheck, sehingga orang dapat bepergian ke luar negeri atau menghadiri acara besar seolah-olah mereka telah benar-benar melakukan inokulasi vaksin Covid-19.

Dalam sebuah siaran, program berita Shownieuws secara anonim menghubungi salah satu orang yang menawarkan bukti palsu vaksinasi untuk dijual. Penjual tersebut mengatakan bahwa dengan 250 euro, mereka dapat mengatur pendaftaran vaksinasi melalui sistem GGD. Pendaftaran itu dapat digunakan untuk mendapatkan centang hijau di aplikasi.


“Penjual benar-benar mengirimkan sesuatu yang harus lulus untuk sertifikat vaksinasi,” kata GGD, seperti dikutip NL Times, Kamis (22/7).

Namun demikian, layanan kesehatan tidak mengatakan bagaimana aksi tipu-tipu itu bisa terbongkar, atau apakah ada penjual yang telah diidentifikasi.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Herman Deru Perintahkan Jalinsum Diperbaiki Usai Tragedi Bus ALS

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:22

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Pemakzulan Trump Mencoreng Citra Demokrasi Barat

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:01

Politik Mesias Digital

Minggu, 10 Mei 2026 | 00:27

Saksi Sidang di PN Jakbar Dikejar-kejar hingga Diduga Dianiaya

Minggu, 10 Mei 2026 | 00:06

Pendidikan Bukan Komoditas Ekonomi

Minggu, 10 Mei 2026 | 00:03

Korban Kecelakaan Bus ALS Jadi 18 Orang

Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:32

Kritik Amien Rais Jadi Momentum Perbaikan Tata Kelola Pemerintahan

Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:14

Selengkapnya