Berita

Pasien Covid-19/Net

Dunia

Pasien Covid-19 Ditagih Rp 301 Juta Untuk ICU, Polisi Peru Tangkap Petinggi RS

KAMIS, 22 JULI 2021 | 09:16 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pihak berwenang Peru berhasil membongkar jaringan kriminal terkait perawatan pasien Covid-19 di rumah sakit yang dikelola negara.

Baru-baru ini, muncul kasus penipuan terhadap pasien Covid-19 setelah polisi menerima pengaduan dari kerabatnya. Ia diketahui telah ditagih 20.783 dolar AS atau setara dengan Rp 301 juta (Rp 14.500/dolar AS) untuk mendapatkan tempat tidur di unit perawatan intensif (ICU) dan perawatan di Rumah Sakit Umum Guillermo Almenara Irigoyen, Lima.

Jaksa Reynaldo Abia mengatakan, polisi telah menangkap sembilan orang yang diduga terlibat pada Rabu (21/7). Di antara mereka adalah administrator rumah sakit.


"Ini benar-benar tercela. Kita tidak bisa bernegosiasi dengan nyawa orang," ujar Menteri Kesehatan Oscar Ugarte, seperti dikutip Reuters.

Di Peru, rumah sakit yang dikelola negara memiliki sistem jaminan sosial EsSalud, sehingga perawatan pasien gratis. Namun pasien biasanya harus mengantre untuk mendapatkan ICU dengan 80 timpat tidur.

Selama lonjakan kasus Covid-19, banyak pasien telah membayar sejumlah uang ke klinik swasta untuk mendapatkan perawatan. Sementara pemerintah telah menambah jumlah tempat tidur menjadi 3.000 secara nasional.

Skandal korupsi untuk perawatan pasien Covid-19 telah bermunculan di Peru. Sebelumnya, beberapa pejabat tinggi dilaporkan mendapat keistimewaan vaksinasi "VIP", yang akhirnya membuat menteri kesehatan dan luar negeri mengundurkan diri pada awal tahun.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Masalah Klasik Tak Boleh Terulang di Musim Haji 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:15

BSI Semakin Diminati, Tabungan Tumbuh Tertinggi di Industri

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:13

Jembatan Rusak di Pandeglang Diperbaiki Usai Tiga Siswa Jatuh

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:05

ATR/BPN Rumuskan Pola Kerja Efektif Berbasis Kewilayahan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:53

Tim Kuasa Hukum Nilai Tuntutan Nadiem Tak Berdasar Fakta Persidangan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:44

Kelantan Siapkan Kota Bharu Jadi Hub Asia, Sasar Direct Flight Bangkok hingga Osaka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:33

PLN Luncurkan Green Future Powered Today

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:30

Riki Sendjaja dan Petrus Halim Dikorek KPK soal Kredit Macet di LPEI

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:27

Juri LCC MPR Harus Minta Maaf Terbuka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:21

Polisi Jaga Ratusan Gereja di Jadetabek

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:14

Selengkapnya